10 pernyataan Gereja Yesus Sejati terkait dugaan pernikahan fiktif Jessica Iskandar

Jessica Iskandar. (Kapanlagi.com)

Jessica Iskandar sedang diterpa masalah berat. Seorang bangsawan Jerman, Ludwig Franz Willibald menggugat cerai. Berita terbaru ini sungguh mengejutkan lagi, ternyata ada seorang jemaat Gereja Yesus Sejati yang mengatakan bahwa pada Desember 2013 tak ada pernikahan antara Jessica dengan Ludwig. Wah???


Padahal, dalam akta nikah, Gereja Yesus Sejati disebut sebagai pihak yang mengeluarkan surat keterangan nikah untuk Jessica Iskandar. Apa tanggapan gereja terhadap hal ini?

“Gereja tak akan menjawab dulu, kalau (ucapan) perorangan, kami tak bertanggungjawab,” kata kuasa hukum Gereja Yesus Sejati, Edy Santoso, saat jumpa pers di Jl Samanhudi, Jakarta Pusat seperti yang ada dalam berita di Liputan6.com, Jumat (07/11/2014).

Edy mengakui, pihak gereja akan menjawab isu pernikahan fiktif saat berada di ruang sidang. Adapun sidang untuk kasus ini bakal diadakan pada 12 November 2014 mendatang.

Loading...

Kecurigaan penikahan Jessica Iskandar hanya fiktif diperkuat oleh Humas Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan Made Sutrisna. “Yang digugat Ludwig ialah sah atau tidaknya pernikahan itu. Kami sendiri belum mengetahui kapan mereka menikah,” ujar Made beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, Ludwig Franz Willibald merasa tak pernah menikahi Jessica Iskandar. Alhasil, ia menggugat batal nikah ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Dalam laporan ke pengadilan, Ludwig juga mencantum pihak gereja sebagai tergugat, yakni Gereja Yesus Sejati.

Lantas, apa tanggapan gereja terkait hal ini? Kuasa hukum Gereja Yesus Sejati, Edy Santoso memberikan 10 pernyataan mengenai kasus yang menyeret gereja terkait pernikahan Jessica Iskandar-Ludwig Franz Willibald.

Berikut pernyataan dari Gereja Yesus Sejati:

1. Gugatan pembatalan perkawinan dan relas (surat) panggilan sidang dari juru sita PN Jakarta Pusat, mengenai gugatan pembatalan perkawinan antara Yesisca Iskandar dan Ludwig Franz Willibald.

2. Gereja Yesus Sejati tak punya masalah apapun dengan tergugat dan penggugat.

3. Gereja Yesus Sejati turut terbawa dalam kasus ini.

4. Gereja Yesus Sejati sedang mempelajari dalil yang tercantum dari gugatan pengggugat.

5. Kami perlu mempelajari seluruh dalil dan pasal secara komperhensif.

6. Gereja Yesus Sejati sedang mempersiapkan bukti untuk menjelaskan di muka persidangan. Rabu itu pertemuan mediasi, gugatan, dan seterusnya sampai keputusan.

7. Saat ini bukti ini tak dapat disampaikan ke wartawan lebih dulu. Sebagian bukti sudah dipersiapkan.

8. Sehubungan kasus ini masuk ke ranah hukum. Para pihak dan tergugat dua untuk menyampaikan klarifikasi, penjelasan, dan bukti.

9. Sehubungan gugatan sudah dilayangkan, Gereja Yesus Sejati sebagai tergugat dua, kami akan menghadiri sidang pada 12 November 2014.

10. Mengenai kami punya bukti atau tidak punya bukti, akan kami sampaikan di persidangan nanti.

Loading...
loading...