Bayi 40 hari tewas untuk pukul ular

ular ganas. (Waspada)

Perasaan panik terkadang membuat orang lupa daratan dan bekerja di bawah sadar. Untuk itu Anda perlu berlatih konsentrasi dan meningkatkan kesadaran ketika mengalami sesuatu. Jika tidak, bukannya merugikan diri sendiri tapi juga orang lain.

Diberitakan oleh Merdeka.com, karena ayahnya panik, seorang bayi NA yang baru berusia 40 hari meninggal secara tragis. Itu karena ayahnya, Kasiyadi (36) menggunakan bayiNA untuk memukul ular hingga meninggal.

Kejadian bermula ketika Kasiyadi sedang menginap di rumah mertuanya di Salam, Bangunjiwo, Bantul, Senin 29 Desember 2014. Saat tidur, tiba-tiba ada seekor ular yang yang jatuh di dekat Kasiyadi. Karena kaget dia langsung mengambil guling dan memukul ular tersebut.

Belum selesai memukul ular, Sadinah istrinya berteriak pada Kasiyadi. Rupanya Kasiyadi bukan menggunakan guling untuk memukul tapi NA, anaknya.

Loading...

Kanit Reskrim Polsek Kasihan, Ipda Anar Fuadi mengatakan peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Dia menduga Kasiyadi mengira bayinya adalah guling.

“Anaknya dibedong dengan kain pink, jadi mungkin terlihat seperti guling,” ujarnya.

NA pun kemudian dibawa ke Puskesmas oleh keluarga, sayangnya begitu sampai di Puskesmas korban sudah meninggal dunia. NA meninggal dengan luka di bagian kepala dan telinga mengeluarkan darah.

Sementara itu Kasiyadi ditahan pihak kepolisian untuk dimintai keterangan. Polisi juga akan menggunakan pasal 359 KUHP untuk menjerat Kasiyadi karena kelalaiannya menyebabkan nyawa seseorang hilang.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, pihak kepolisian juga akan mendatangkan psikolog dari Polda DIY untuk memeriksa Kasiyadi. “Mungkin ada gangguan kejiwaan kita belum tahu,” tandasnya.

Loading...
loading...