Bikin menangis, ini keinginan terakhir Farah Nikmah Ridhallah sebelum dibunuh si tua bangka

Sudah meninggal tapi masih saja di-bully di sosial media. Begitulah yang kini dialami almarhumah Farah Nikmah Ridhallah. Kisah di balik pembunuhan ini membuat kita menangis.

Sungguh-sungguh kejam sekali netizen yang mengolok-oloknya. Karena meskipun semasa hidup ia menjalani masa kelam, setidaknya dia memiliki keinginan atau cita-cita mulia.

Kepergian Farah Nikmah tentu membuat bekas luka yang teramat mendalam bagi keluarga nya terutama Ibunda nya.Tak henti-hentinya sang bunda menangis atas kepergian Farah.

Keluarga nya tidak menyangka bahwa sosok Farah Nikmah yang baik dan juga pendiam, dikabarkan meninggal di karenakan di bunuh oleh teman kencan nya dengan cara yang sangat sadis.

Dikutip dari situs Islami Dream, Farah Nikmah Ridhallah bekerja di outsourching untuk Bank Bukopin dan juga menyambi sebagai Pekerja Seks Komersial atau biasa di sebut PSK karena ia ingin memberikan sesuatu kepada Ibunda tercinta nya. (Baca juga Kronologi lengkap pembunuhan dan foto-foto seksi Farah Nikmah Ridhallah hanya di Infoheboh.com)

 

Tahukah Anda bahwa sebelum meninggal ternyata korban memiliki suatu keinginan dan juga pesan terakhir nya.

Farah Nikmah Ridhallah terbaru

Paman korban sendiri, Abdul Latief mengatakan bahwa Farah Nikmah Ridhallah memiliki keinginan untuk memberangkatkan umroh sang Ibunda, tidak hanya disitu keinginan Farah Nikmah Ridhallah. Ternyata dia juga meminta sang adik untuk sekolah di pesantren. (Baca juga Detik-detik Calvin buang jenazah Farah Nikmah Ridhallah hanya di Infoheboh.com)

Namun sayang sekali, rencana yang mulia tersebut kini harus pupus. Karena Sang Pencipta sepertinya lebih sayang kepada Farah Nikmah Ridhallah sehinga ia di panggil terlebih dahulu.

Kontak terakhir

Sebelum dibunuh pengusaha tua bangka, Calvin Soepargo, ternyata Farah NIkmah sempat menghubungi temannya. “Farah menghubungi temannya bahwa ia disekap di Apartemen Aston Marina pada 9 Juli lalu,” ujar paman Farah, Panca di TPU Dukuh, Sudimara Barat, Ciledug, Rabu, 13 Juli 2016 lalu.

Berdasarkan laporan temannya itu, kata Panca, orang tua Farah langsung melapor ke Kepolisian Sektor Ciledug. Laporan langsung diteruskan ke Polda Metro Jaya. “Upaya pencarian Farah terus dilakukan,” kata Panca. (Lihat juga Inilah foto-foto Amel AlviĀ  hanya di Infoheboh.com)

 

Hingga akhirnya pada Selasa, 12 Juli, keluarga mendapatkan informasi penemuan mayat wanita di dalam boks di kolong Jalan Tol Pantai Indah Kapuk. “Atas informasi itu, keluarga dan polisi mendatangi lokasi dan memastikan bahwa mayat itu Farah,” tutur Panca.

Panca mengatakan Farah Nikmah berpamitan pergi ke luar rumah pada Jumat, 8 Juli lalu. Saat itu, kata dia, keluarga tidak curiga karena Farah pergi bersama temannya yang diketahui keluarga. “Perginya bareng temannya,” ucapnya. Setelah beberapa hari gadis itu tak pulang, keluarga mulai resah dan mencari tahu keberadaan Farah.

Beberapa jam setelah mayat Farah ditemukan di dalam boks di bawah Jalan Tol PIK, pada Rabu, 13 Juli, tim gabungan Sub-Direktorat Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Utara, dan Reserse Kriminal Polsek Metro Penjaringan menangkap Calvin Soepargo yang diketahui membunuh Farah karena tersinggung dibilang letoy.

loading...