Budiono meninggal, jenazahnya ditemukan terkubur di kebun tebu

tewas. (RRI)

Budiono usia 56 tahun dilaporkan hilang di desanya sendiri sejak tiga hari lalu, tepatnya Kamis 29 Januari 2015. Para warga Desa Wonokerto, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang sibuk berupaya menemukan yang bersangkutan. Setelah itu Budiono ditemukan sudah meninggal tapi terkubur.

Kapolsek Pagak, AKP Winarto segera berkoordinasi mencari keberadaan Budiono begitu mendapatkan laporan. Warga desa dikumpulkan dengan mengawali pencarian di sekitar rumah Budiono.

“Ada 12 warga yang dilibatkan dalam pencarian. Mereka memulai penyisiran dari rumah korban. Namun hingga Jumat (30/1) petang belum ada petunjuk,” kata Winarto, Sabtu (31/1).

Loading...

Karena guyuran hujan deras di sekitar lokasi, proses pencarian agak kesulitan. Pencarian pun akhirnya dihentikan pada Jumat malam.

Sabtu pagi pencarian dilanjutkan kembali dengan melibatkan lebih banyak warga, sekitar 30 orang ikut mencari Budiono. Lokasi pencarian yang dipilih adalah ladang tebu seluas 250 meter yang menjadi tempat aktivitas Budiono. Ladang tersebut berada sekitar 20 meter dari rumah Budiono.

Kabarnya, Budiono sering terlihat di kawasan ini setiap hari untuk mencari rumput, atau sekadar istirahat. Dugaan saat itu adalah Budiono ada di antara lading tebu, yang bercampur dengan lading jagung.

Sekitar pukul 08.00 WIB, kata Winarto, warga diminta berbaris berjajar. Mereka sambil berjalan diminta memperhatikan apapun yang dianggap mencurigakan.

Pencarian dilakukan menuju arah utara ke arah tebing-tebing Desa Pagak. Setelah 30 menit mencari, seorang warga melaporkan kalau ditemukan gundukan tanah yang masih baru dan gembur.

Gundukan itu mencurigakan karena ditanami pohon bambu yang sudah tua. Akhirnya sepakat gundukan itu digali dan hasilnya ditemukan tubuh Budiono.

“Kecurigaan itu dari gundukan tanah. Tidak ada bau atau benda-benda mencurigakan lain. Tanahnya agak menjulang, gembur dan seperti baru dipacul,” katanya.

Jasad Budiono ditemukan di kawasan Dusun Sumbernongko RT19/ RW19, Desa Pagak, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, sekitar 5 kilometer dari rumah korban.

Hasil identifikasi sementara diketahui adanya beberapa luka di tubuh Budiono. Namun polisi belum berani menyimpulkan penyebab luka tersebut. Budiono diduga tewas akibat dibunuh dan jasadnya dikubur di kebun tebu.

“Kami masih menyelidiki kasus ini. Polisi masih mengusut kasusnya. Jasad korban kini dibawa ke Rumah Sakit Syaiful Anwar untuk autopsi,” kata Kasat Reskrim Polres Malang AKP Wahyu Hidayat.

Loading...
loading...