Bukannya jualan jamu, nenek ini malah jualan ciu

nenek mabok. (Kaskus)

Seorang nenek biasanya menjual sayur-sayuran, jajanan, dan jamu. Namun, nenek satu ini berbeda, dia nekat menjual minuman keras. Lebih herannya lagi, dia menjualnya di depan Gedung Agung, Yogyakarta.

Karena itulah wajar kalau nenek ini ditangkap polisi. Kapolsek Gondomanan Kompol Heru Muslimin, mengatakan, penangkapan ini bermula saat melakukan kegiatan penertiban pedagang kaki lima di sekitar pusat Kota Yogyakarta.

“Anggota kami curiga melihat segerombolan anak muda yang minum-minuman kemasan secara bergantian. Setelah dilakukan pengecekan ternyata miras jenis ciu,” kata Heru kepada wartawan, Minggu (30/11/2014).

Loading...

Setelah melakukan interograsi kepada kelompok pemuda tersebut mengaku memperoleh miras jenis ciu dari seorang nenek bernama Sulastri.

Diketahui, Sulastri merupakan pedagang minuman di sekitar Gedung Agung. “Modusnya menjual minuman ringan, dan begitu kita geledah di rak bagian bawah ada puluhan botol miras,” ungkapnya.

Heru mengatakan, untuk mencegah peredaran miras pihaknya terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi nongkrong anak muda. Adapun lokasinya area depan Gedung Agung maupun taman Museum Benteng Vredeburg, atau disekitar titik 0 Km.

“Kita akan terus berupaya melakukan pencegahan,” katanya.

Polisi pun langsung mengamankan, nenek yang memiliki delapan cucu tersebut ke Mapolsek Gondomanan. Selain itu pemuda yang pesta miras yakni Devi (18), Afitra (22), Fitriadi (34), Riki (24), Fernada (18), Fajri (24) dan Aria (26) juga ikut diamankan.

“Untuk penjualnya kita kenakan sanksi berdasarkan Perda DIY Nomor 7 tahun 1953 tentang peredaran miras,” pungkas Heruseperti diberitakan Okezone.com.

Loading...
loading...