Cantiknya Ina, mantan karyawati bank yang ngaku dihamili hakim

Mutmainah

Cantik dan seksi. Sosoknya bisa jadi membuat para pria jelalatan. Begitulah gambaran dari seorang wanita bernama Mutmainah alias Ina yang mengaku dihamili hakim. Mantan karyawati bank ini diberitakan mengajukan permohonan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa 7 April 2015 kemarin.

Menurut berita yang dimuat Tribunnews.com, Ina menyoalkan Pasal 32A ayat 1 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 Tentang Mahkamah Agung (MA) dan Pasal 39 ayat 3 UU Nomor 48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman‎.

Permohonan dilakukan lantaran kecewa dengan Badan Pengawasan MA yang mengeluarkan putusan berbeda dengan rekomendasi Komisi Yudisial.

Loading...

Kuasa Hukum Ina, Dian Farizka mengungkapkan bahwa kliennya kecewa karena putusan MA mengesampingkan rekomendasi KY atas dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oknum MH, seorang hakim yang bertugas di PN Kalianda, Lampung, yang telah membohongi Ina serta menghamilinya.

“KY merekemondasikan pemberhentian tetap dengan hak pensiun. Tapi Bawas MA mengeluarkan putusan berbeda, yakni nonpalu selama dua tahun,” kata Dian usai sidang pendahuluan di Gedung MK, Jakarta Pusat.‎

Dian menilai, MA telah mengacuhkan rekomendasi KY. Padahal harusnya, sebagai lembaga pengawas hakim, rekomendasi KY musti dijalankan MA.‎ ‎”Karena munculnya dua putusan yang berbeda menjadi sangat rancu dan menimbulkan ketidakpastian hukum. Jika menurut konstruksi hukumnya, KY mengeluarkan rekomendasi, baru MA mengeluarkan putusan. Tapi ini kok kesannya seperti kejar-kejaran, konstruksi hukumnya jadi salah ini,” kata Dian.

Lebih lanjut Dian mengatakan, dalam Pasal 24B ayat 1 UUD 1945 disebutkan, hanya KY yang memiliki kewenangan pengawasan dalam rangka menjaga martabat dan keluhuran hakim. Dalam UU 18/2011 Tentang KY, disebutkan pula bahwa KY yang menpunyai kewenangan merekomendasikan sanksi terhadap hakim-hakim bermasalah ke MA melalui sidang Majelis Kehormatan Hakim (MKH).

Atas dasar itu‎, Dian meminta agar MK menyatakan dua UU itu inkonstitusional karena bertentangan dengan UUD 1945, dalam hal ini Pasal 24B ayat 1.

Terlepas dari kasus itu, sosok Ina ini memang cantik, berkulit putih, berhidung mancung, matanya bersinar, berbibir tipis, dan pipinya sedikit montok menggemaskan, layak menjadi model atau pemain sinetron. kalau tidak percaya, ini dia fotonya :

Mantan karyawati bank, Mutmainah alias Ina mengajukan permohonan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa (7/4/2015). Dia menyoalkan Pasal 32A ayat 1 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 Tentang Mahkamah Agung (MA) dan Pasal 39 ayat 3 UU Nomor 48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman. (Tribunnews.com)

Mantan karyawati bank, Mutmainah alias Ina mengajukan permohonan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa (7/4/2015). Dia menyoalkan Pasal 32A ayat 1 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 Tentang Mahkamah Agung (MA) dan Pasal 39 ayat 3 UU Nomor 48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman. (Tribunnews.com)

Loading...
loading...