Cinta ditolak Adi ngajak teman-temannya bunuh pacar ‘dunia maya’

Ilustrasi penikaman. (Google Images)

Kasus pembunuhan terhadap Regi (18) warga Lubuk Batang, Kecamatan Lubukbatang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) berhasil dibongkar polisi. Regi ditemukan tewas di Bukit Balau, Baturaja, tinggal tengkorak meninggalkan jejak 31 tusukan dan luka gorokan.

Untuk itu pihak Keluarga korban mengucapkan terima kasih kepada pihak Polres OKU yang berhasil mengungkap kasus pembunuhan keluarga mereka. “Kami pihak keluarga mengucapkan ribuan terima kasih kepada pihak Polres OKU,” kata seorang keluarga korban yang tidak mau disebut namanya seperti yang diberitakan Tribun Sumsel.

Pihak keluarga mengharapkan, agar pelaku-pelaku pembunuh Regi, dihukum sesuai dengan hukuman yang maksimal.
“Kami keluarga akan mengawasi terus lajunya peradilan tesebut. Karna ini menyangkut menghilangkan nyawa, diharapkan keempat pelaku dihukum maksimal sesuai hukum yang berlaku,” katanya.

Loading...

Dia menambahkan, akan terus memantau proses hukum para tersangka. Bahkan akan melakukan aksi, jika ada kejanggalan dalam putusan peradilan nantinya.

“Yang jelas di Bumi Sebimbing Sekundang jangan sampai ada permainan di persidangan. Kami keluarga akan memantau hal itu,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, jasad pelajar, RG (19) ditemukan tinggal tengkorak dan meninggalkan jejak 31 tusukan serta 1 luka gorokan di Bukit Balau, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) akhirnya terungkap.

Pengungkapan kasus pembunuhan ini, kata Kapolres OKU, AKBP Mulyadi Sik MH didampingi Kasat Intel Polres OKU, Hamdhanil, Kasat Reskrim AKP Zulfikar dan Kanit Pidum Iptu Yuliko, membutuhkan waktu panjang. Untuk pengungkapan kasus ini polisi memerlukan waktu 1,5 bulan.

Empat tersangka diringkus polisi yaitu Adi Sapriadi (21) warga Kecamatan Lubuk Batang nekat Ali (32) warga Prabumulih, Dika (18) warga Prabumulih dan Wiwin (23) Warga Banuayu Kecamatan Lubuk Batang.

“Penyebab pembunuhan ini disebabkan karena masalah asamara atau cinta segi empat antara korban RG, My dan tersangka Adi dan Ali,” kata Kapolres, Selasa (25/11/2014).

Pada saat konferensi pers, Kapolres menjelaskan, terungkapnya kasus pembunuhan tersebut dari hasil mengumpulkan beberapa informasi dari saksi dan keluarga korban. Akhirmya terungkap kejadian pembunuhan tersebut bermula ketika cinta tersangka Adi ditolak oleh My (17) yang tidak lain pacarnya RG.

Loading...
loading...