Dhuarr…Petasan meledak di Probolinggo, satu orang tewas kaki kirinya hancur

Petasan meledak. (MalangRaya)

Ledakan dahsyat terjadi di Dusun Sukun RT 2 RW 1 Desa Karangren, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo. Ledakan yang terjadi pada Rabu 1 Oktober 2014 tersebut berasal dari petasan di rumah warga setempat bernama Sugianto (55).


Pada hari itu, Sugianto sengaja membuat petasan yang rencananya akan dipakai dalam acara pernikahan anaknya. Saat ia memasukkan bubuk obat (bahan petasan) ke dalam selongsong, tiba-tiba petasan renteng yang ia buat meledak. Ledakan tersebut terdengar hingga radius sekitar 500 meter.

Akibat ledakan tersebut, Sugianto meregang nyawa seketika dengan penuh luka bakar di sekujur tubuhnya. Besarnya ledakan bahkan menghancurkan kaki kirinya.

Selain melukai Sugianto, istrinya Jam’an (45) yang saat itu sedang memasak di dapur rumah juga mengalami luka bakar. Beruntung, meski mengalami luka bakar yang cukup parah, nyawanya masih tertolong. Saat ini, istrinya masih menjalani perawatan medis di IGD RSUD, Waluyo Jati Kraksaan.

Loading...

Menurut keterangan perangkat Desa Karangren, Abdul Anas, ledakan terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Akibat ledakan tersebut, pemilik rumah, Sugianto, tewas di lokasi.

“Pak Sugi sedang mengisi obat mercon di dapurnya, dia langsung meninggal di lokasi,”ujar Abdul Anas.

Dikatakannya, Sugianto, memang sengaja membuat petasan untuk persiapan hajatan anaknya yang akan dilangsungkan pada 19 Oktober, mendatang. “Anaknya, Totok mau menikah pada 19 Oktober ini,”tuturnya.

Akibat ledakan di Desa Karangren, Kecamatan Krejengan Kabupaten Probolinggo itu, 9 rumah mengalami kerusakan. 4 rumah di antaranya mengalami rusak berat, sedangkan 5 di antaranya mengalami rusak ringan.

Pasca terjadinya ledakan,  polisi langsung melakukan olah TKP dan menemukan barang bukti berupa tumpukan selongsongan petasan yang di bungkus dengan karung plastik di lokasi rumah korban. Selongsong petasan itu, kemudian dibawa ke Mapolres Probolinggo, untuk dijadikan barang bukti.

“Tumpukan slongsongan petasan kami amankan, dan juga ada petasan yang sudah jadi,” jelas Kabag Ops Polres Probolinggo, Kompol Budi Sulistiyanto.

Budi menuturkan, pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab terjadinya ledakan. Rencananya, tim labfor Polda Jatim akan ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.

“Petasan itu, buat acara pernikahan anaknya,”jelas Budi.

Untuk diketahui, pada Sabtu (27/9/2014) dini hari juga terjadi ledakan yang diduga diakibatkan petasan. Sebanyak tiga rumah di Dusun Gupong, RT 14/RW 10, Desa Wringin Anom, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, hancur akibat ledakan tersebut. Sumber ledakan diduga berasal dari rumah milik Abdur Rachman.  Demikian diberitakan Tribun.

Loading...
loading...