Diduga terlibat prostitusi, artis AS ditangkap di hotel di Surabaya

Belum selesai kasus prostitusi artis yang melibatkan seorang artis berinisial AA, kasus serupa kembali terbongkar. Kali ini giliran Polrestabes Surabaya, Jawa Timur yang membongkarnya. Artis tersebut diketahui berinisial AS dan seorang model seksi yang belakangan ini kerap tampil di layar kaca.

AS ditangkap di sebuah hotel di kota tersebut bersama empat perempuan pekerja seks komersil (PSK) yang berinisial CL, CT, CN dan CK.

“Kelimanya adalah korban. Salah satunya seorang artis papan atas berinisial AS,” kata Kepala Satreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Takdir Matanette, Kamis 3 September 2015.

Loading...

AKBP Takdir sebagamana dilansir MetroTV mengatakan mendapat informasi masyarakat tentang keberadaan mereka. Satu di antaranya AS yang berusia 23 tahun. Laporan menyebutkan AS tengah melayani lelaki hidung belang di wilayah utara Surabaya pada Rabu 2 September 2015 sore kemarin.

Polisi masih menelusuri laporan tersebut. Lalu di hari yang sama, sekira pukul 23.00 WIB, polisi menangkap AS sedang melayani tamu di sebuah hotel di wilayah selatan.

Meskipun ogah-ogahan memberikan ciri-ciri detail artis AS, Takdir  menyebutkan bahwa perempuan tersebut berprofesi sebagai model dan pernah tersangkut kasus narkoba.

Lebih lanjut Takdir mengatakan bahwa pihaknya belum menetapkan tersangka. Kasus itu masih dalam proses pemeriksaan. Sementara dua orang lainnya, berinisial YY dan BS, masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Keduanya adalah mucikari. Mereka menjajakan korban secara online melalui pesan BlackBerry Messenger,” katanya.

Dari penggerebekan itu, polisi turut menyita 28 alat kontrasepsi jenis kondom dan uang tunai Rp13,2 juta. Barang bukti itu disita dari kamar hotel yang digunakan AS dan empat wanita pekerja seks komersial (PSK) lainnya. Polisi juga menyita tiga kunci kamar hotel, lima buah telepon genggam, dan tiga lembar tagihan kamar hotel.

Dari pengakuan AS, aktris dan foto model majalah pria dewasa ini selain di Surabaya  juga menjalankan profesinya sebagai pekerja seks komersial di Semarang, Jakarta, dan Bali.

Takdir mengatakan, AS mengaku melayani tamu-tamu hidung belang di beberapa kota. Sekali kencan, menurut pengakuannya, AS memasang tarif antara Rp8 juta hingga Rp10 juta.

Loading...
loading...