Dirazia bikin mencak-mencak, massa nekat bakar motor Babinsa

mabuk ngamuk. (Animasiku.com)

Nasib apes dialami Serma Kamaludin dan Serda Budi Siswanto, anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil Krangkeng, Indramayu. Pasalnya, mereka ini jadi korban sasaran massa yang mencak-mencak alias ngamuk. Kenapa massa ngamuk? Ternyata karena motornya pada kena razia, dan saat razia itu ndilalah surat-suratnya tidak lengkap.

Menurut Tempo.co, massa bukan hanya muni-muni dan misuh-misuh, tapi juga dengan nekadnya membakar sepeda motor jenis Honda Revo Nomer registrasi 63621-III yang dikendarai kedua anggota Babinsa itu.

“Kami akan menyelidiki kasus ini bersama Dandim Indramayu,” kata Kapolres Indramayu AKBP Wijanarko, Sabtu 28 Februari 2015.

Dalam kasus ini, massa juga sempat mengeroyok Serma Kamaludin. Kamaludin mengalami luka lebam pada sejumlah tubuhnya. Dia saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit. Beruntung Serda Agus bisa melarikan diri dan kembali masuk ke Balai Desa Srengseng.

Loading...

Wijanarko menuturkan kasus ini bermula dari razia motor untuk mengurangi aksi pembegalan di Desa Srengseng, Kecamatan Karangampel Kabupaten Indramayu. Polisi menyita 24 sepeda motor milik warga dalam operasi itu. Mereka pun protes dan melakukan perlawanan. Polisi sempat menembakkan gas air mata beberapa kali. “Mereka ngamuk dan emosi,” ujar Wijanarko.

Menurut Wijanarko, operasi ini adalah kelanjutan dari penangkapan seorang begal asal Desa Srengseng Kecamatan Karangampel, Iskandar pada Rabu 25 Februari 2015 lalu. Iskandar diduga telah melakukan 25 kali tindakan begal di jalur pantura.

Namun saat diminta menunjukkan lokasi kejadian di salah satu titik di Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, Iskandar melawan dan berusaha untuk merebut senjata polisi. Iskandar pun terpaksa ditembak dan akhirnya tewas.

Dandim Indramayu Letkol Zainudin enggan berkomentar banyak terkait penganiayaan dan pembakaran motor seorang anak buahnya. Dia menuturkan anak buahnya mengalami luka lecet-lecet. “Kami akan ikut menyelidiki kasus ini,” ujar Zainudin.

Wah…semoga kasus ini segera ditangani secara tuntas. Dan semoga dua bapak anggota Babinsa yang dianiaya tadi lekas sembuh seperti sediakala sehingga bisa kembali bertugas.

Loading...
loading...