Dua cewek cantik ini pemberani, lawan 3 pelaku pelecehan seksual di dalam bus

Dengan menggunakan ikat pinggang dua gadis di India lawan tiga pria yang coba cabuli mereka. (Sindo)

Kasus pelecehan seksual masih menjadi momok menakutkan bagi wanita di mana saja dan kapan saja, terlebih di India. Selain berdoa, tentu saja harus punya keberanian dan kenekatan untuk menjaga kehormatan yang hanya disediakan untuk suami yang sah.

Seperti yang terjadi di India. Tiga orang pria yang hendak melakukan pelecehan seksual terhadap dua gadis India di dalam sebuah bus, tidak pernah menduga apa yang akan mereka alami.

Melansir Russia Today, Senin (1/12/2014), dua gadis India yang diketahui bernama Aarti (22), dan Pooja (19), melakukan perlawanan saat mereka hendak dicabuli oleh tiga pria di dalam sebuah bus, ketika mereka pulang dari kegiatan perkuliahan.

Loading...

“Mereka mengancam kami dan melecehkan kami. Salah satu dari mereka menyentuh adikku dengan tidak hormat. Mereka mulai membuat gerakan cabul,” ucap Aarti, saat melakukan wawancara dengan media setempat.

Dia menambahkan, sempat terjadi adu mulut antara mereka dengan ketiga pria tersebut, sebelum akhirnya ketiga pria itu mulai kasar terhadap mereka. “Salah satu pria memegang adiku, dan dua lainnya memegang saya,” imbuhnya seperti diberitakan sindonews.com.

Sang adik, Pooja menyatakan, mereka akhirnya memberanikan diri untuk terus melakukan perlawanan. Dengan bersenjetakan ikat pinggang, kedua gadis itu berhasil memukul mundur ketiga pria yang akhirnya ditangkap oleh polisi.

Namun, ada sedikit rasa kecewa yang terbesit di hati keduanya, yakni respon dari para penumpang bus lainnya. “Tidak ada satupun penumpang bus yang mencoba menolong kami saat kejadian itu berlangsung,” ucap Pooja.

Ketiga pria yang diidentifikasi oleh polisi sebagai Kuldeep, Mohit dan Deepak didakwa atas tindakan tidak senonoh di depan publik, dan pelecehan seksual. Kasus ini mencuat, setelah video mereka yang tengah melakukan perlawan terhadap tiga pria itu beredar di dunia maya.

 

Loading...
loading...