Duel siswa SMA di Jembrana, direkam kamera video temannya

ilustrasi perkelahian. (Harian Terbit)

Grup BBM bukan hanya mengakrabkan teman lama tapi juga bisa membuat keruh suasana karena saling ejek dan tidak terima. Seperti yang dilakukan dua pelajar bernama Gede Urip dan Putu Asta.

Dipicu saling ejek di grup BBM, dua pelajar yang sebelumnya saling berboncengan bareng dan bertetangga, kini justru saling ‘jual-beli’ pukulan di jalan. Kontan saja duel sengit dua pelajar ini, membuat kemacetan ruas jalan di depan Pura Rambut Siwi, Mendoyo Kabupaten Jembrana, Bali.

Perkelahian tanpa ada yang memisahkan ini terjadi siang tadi Kamis 6 November 2014. Kedua pelajar yang masih duduk di bangku SMA ini adalah Gede Urip (18) dan Putu Asta (18).

Loading...

“Dia hina saya terus, melecehkan,” kata Urip, kamis (6/11) setelah dilerai anggota Polsek Mendoyo, Bali.

Tragisnya, duel sengit ini justru direkam oleh rekannya Andita Putra (16) pelajar di salah satu SMA di Jembrana, lewat ponselnya. Akibat kejadian ini, Urip mengalami luka robek pada bagian belakang kepala akibat terkena pukulan dengan menggunakan alat berupa persenekel yang terbuat dari Besi.

Diberitakan Antara dan Merdeka.com, Kapolsek Mendoyo Kompol Wayan Sinaryasa, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, pihaknya akan memanggil pihak guru masing-masing dan kedua orangtua.

“Kita lakukan pembinaan dulu. Sejauh ini, pihak yang mengalami luka parah belum melakukan pelaporan. Jadi kita coba amankan dulu,” kata Sinaryasa, Kamis (6/11).

Loading...
loading...