Empat jet tempur AS ditembak jatuh di Vietnam pada 24 Juli 1965

Tepat pada tanggal 24 Juli 1965, atau tepatnya lagi hari ini pada 51 tahun silam peristiwa menggemparkan terjadi di Vietnam. Kedigdayaan militer Amerika Serikat (AS) berakhir waktu itu setelah empat jet tempur F-4C Phantom AS ditembak dari situs peluncuran rudal yang tak diketahui.

Jet tempur itu bertugas mengawal pembentukan formasi pembom AS untuk menyerang gudang fasilitas amunisi di Kang Chi, 55 mil barat laut dari Hanoi, Vietnam Selatan.

Menurut situs History, ini merupakan kali pertamanya musuh (Vietnam Utara) meluncurkan rudal antiserangan udara ke pesawat AS. Atas serangan tersebut satu pesawat hancur dan tiga lainnya rusak.

Jet Tempur AS, F-4 Phantom

Kehadiran rudal anti pesawat tanah ke udara, mewakili meningkatnya pertahanan udara Vietnam Utara. Ketika perang berlangsung, Vietnam Utara mendapat pasokan penuh dari China dan Uni Soviet. (Lihatlah 50 Foto Natasha Wilona ukuran besar hanya di Infoheboh.com)

Sistem pertahanan udara Vietnam Utara ini ternyata sangat efektif dan terintegrasi, sehingga terbukti menjadi tantangan berat Paman Sam selama melakukan misi dalam Perang Vietnam.

Militer Amerika Serikat melancarkan operasi militer pertama ke Vietnam Selatan dengan mengerahkan 3.000 personel dari Brigade-173 Lintas Udara dengan dibantu 800 personel militer Australia. (Lihatlah Foto-foto Winny Putri Lubis sedang mandi dan pose lainnya  hanya di Infoheboh.com)

Pasukan diterjunkan di area hutan yang dikenal sebagai Viet Kong Zona D, 20 mil timur laut dari Saigon, Ibu kota Vietnam Selatan.

Pada Februari 1965, AS mengirim pasukan dari batalion rudal pertahanan udara Marinir ke Da Nang, Vietnam. Pengiriman ini bertujuan untuk melindungi pangkalan udara milik Negeri Paman Sam. (Bacalah Tiga cara mudah booking artis cantik di hotel hanya di Infoheboh.com)

Pengiriman pasukan ini sekaligus sikap resmi AS dalam mendukung Republik Vietnam (Selatan) untuk memerangi Republik Demokratik Vietnam (Utara).

Sejarah lengkap perang Vietnam

Perang Vietnam, juga disebut Perang Indocina Kedua, adalah sebuah perang yang terjadi antara 1957 dan 1975 di Vietnam. Perang ini merupakan bagian dari Perang Dingin antara dua kubu ideologi besar, yakni Komunis dan Liberal.

Dua kubu yang saling berperang adalah Republik Vietnam (Vietnam Selatan) dan Republik Demokratik Vietnam (Vietnam Utara). Amerika Serikat, Korea Selatan, Thailand, Australia, Selandia Baru dan Filipina bersekutu dengan Vietnam Selatan, sedangkan Uni Soviet dan Tiongkok mendukung Vietnam Utara yang berideologi komunis.

Jumlah korban yang meninggal diperkirakan lebih dari 280.000 jiwa di pihak Vietnam Selatan dan lebih dari 1.000.000 jiwa di pihak Vietnam Utara.

Perang ini mengakibatkan eksodus besar-besaran warga Vietnam ke negara lain, terutamanya Amerika Serikat, Australia dan negara-negara Barat lainnya, sehingga di negara-negara tersebut bisa ditemukan komunitas Vietnam yang cukup besar.

Setelah berakhirnya perang ini, kedua Vietnam tersebut pun bersatu pada tahun 1976.

Salah satu korban paling terkenal dari Perang Vietnam ini adalah Kim Phuc.

Vietnam dijajah oleh Tiongkok sejak tahun 110 SM sampai mencapai kemerdekaan pada tahun 938. Setelah bebas dari belenggu penjajahan Tiongkok, Vietnam selalu menentang dan mengecam serangan pihak asing.

Pada abad ke-19, Vietnam menjadi wilayah jajahan Perancis. Perancis menguasai Vietnam setelah melakukan beberapa perang kolonial di Indochina mulai dari tahun 1840-an. Ekspansi kekuasaan Perancis disebabkan keinginan untuk menyaingi kebangkitan Britania Raya dan kebutuhan untuk mendapatkan hasil bumi seperti rempah-rempah untuk menggerakkan industri di Perancis untuk menyaingi penguasaan industri Britania Raya.

Semasa pemerintahan Perancis, golongan rakyat Vietnam dibakar semangat nasionalisme dan ingin merdeka dari Perancis. Beberapa pemberontakan dilakukan oleh banyak kelompok-kelompok nasionalis, tetapi usaha mereka gagal. Pada tahun 1919, semasa Perjanjian Versailles dirundingkan, Ho Chi Minh meminta untuk bersama-sama membuat perundingan agar Vietnam dapat merdeka. Permintaan tersebut ditolak dan Vietnam beserta seluruh Indochina terus menjadi jajahan Perancis.

Kelompok Viet Minh akhirnya mendapat dukungan populer dan berhasil mengusir Perancis dari Vietnam. Selama Perang Dunia II, Vietnam dikuasai oleh Jepang. Pemerintah Perancis Vichy bekerjasama dengan Jepang yang mengantar tentara ke Indochina sebagai pasukan yang berkuasa secara de facto di kawasan tersebut. Pemerintah Perancis Vichy tetap menjalankan pemerintahan seperti biasa sampai tahun 1944 ketika Perancis Vichy jatuh setelah tentara sekutu menaklukan Perancis dan jendral Charles de Gaulle diangkat sebagai pemimpin Perancis.

Setelah pemerintah Perancis Vichy tumbang, pemerintah Jepang menggalakkan kebangkitan pergerakan nasionalis di kalangan rakyat ( Vietnam ). Pada akhir (Perang Dunia II ), ( Vietnam ) diberikan kemerdekaan oleh pihak ( Jepang ). ( Ho Chí Minh ) kembali ke Vietnam untuk membebaskan negaranya agar tidak dijajah oleh kekuasaan asing. Ia menerima bantuan kelompok OSS yang akan berubah menjadi ( CIA ) nantinya.

Pada akhir ( Perang Dunia II ), pergerakan ( Viet Minh ) di bawah pimpinan (Ho Chí Minh ) berhasil membebaskan Vietnam dari tangan penjajah, tetapi keberhasilan itu hanya untuk masa yang singkat saja. Pihak ( jepang ) menangkap pemerintah Perancis dan memberikan Vietnam satu bentuk “kemerdekaan” sebagai sebagian dari rancangan Jepang untuk “membebaskan” bumi ( Asia )dari penjajahan barat. Banyak bangunan diserahkan kepada kelompok-kelompok ( nasionalis ).

-perang vietnam merupakan perang terlama amerika serikat di asia tenggara. -amerika selalu menang dalam berbagai pertempuran di medan perang namun kenyataannya amerika serikat harus meninggalkan vientam.

loading...