Foto-foto aduhai istri Irfan Bachdim

Jennifer Bachdim 3

Pesepakbola berwajah tampan, Irfan Bachdim sedang merayakan hari paling spesialnya untuk seorang. Siapakah seseorang itu? Ya, bukan tak lain adalah istrinya sendiri, yakni Jennifer Kurniawan. Penyerang Consadole Sapporo asal Indonesia tersebut merayakan ulang tahun Jennifer yang dinikahinya pada 11 Juli 2011 silam. Untuk kamu ketahui sekalian bahwa pertemuan wanita yang akrab disapa Jenny itu dengan Irfan masih berhubungan dengan dunia sepak bola. Pada 2010, Jenny datang ke Indonesia dari Jerman untuk mengantarkan adiknya, Kim Jeffrey Kurniawan, mengikuti proses naturalisasi pemain demi membela timnas Indonesia. Keduanya makin sering berkomunikasi sejak Kim dan Irfan memilih untuk merumput di klub yang sama, Persema Malang. Kini mereka telah dikaruniai dua anak, yakni Kiyomi Sue Bachdim dan Kenji Zizou Bachdim. “Selamat pagi! Aku diberkati, bangun setiap hari di samping tidak hanya istri yang cantik tetapi juga ibu yang terbaik untuk anak-anak kami. Tapi hari ini, adalah ulang tahun kamu, cintaku @jenniferbachdim. Aku menyayangimu, baby!!,” tulis Irfan dalam akun Instagram-nya, pada Rabu 6 April 2016 pagi tadi. Dia menulis sambil mengunggah foto Jenny berbaring manja di atas tempat tidur. Jenny memang diakui sebagai pasangan dan ibu yang tangguh untuk Kiyomi serta Kenji. Bermain di Liga Jepang, keluarga kecil tersebut hidup mandiri tanpa bantuan pengasuh maupun asisten rumah tangga. “Kadang-kadang menjalaninya sulit karena kami tak punya satu pun keluarga di sekeliling kami untuk membantu,” kata Bachdim seperti diberitakan Liputan6.com. Bachdim meninggalkan Belanda pada 2010, tempatnya lahir dan dibesarkan untuk berkarier di sepak bola profesional. Setelah mencicipi Liga Indonesia bersama Persema Malang, kota kelahiran ayahnya, dia hijrah ke Thailand dan terakhir membela klub divisi dua Jepang, Consadole Sapporo. Nah ini dia foto-foto lengkapnya: Jennifer Bachdim 1 Jennifer Bachdim 2 Jennifer Bachdim 3 Jennifer Bachdim 4 Profil Irfan Bachdim Nama lengkapnya sebenarnya Irfan Haarys Bachdim lahir di Amsterdam, Belanda, 11 Agustus 1988. Pemain sepak bola Indonesia keturunan Belanda yang bermain untuk klub Consadole Sapporo di Divisi Dua J. League dan timnas Indonesia ini bisa menempati berbagai posisi seperti penyerang, gelandang maupun sayap. Ayah Irfan, Noval Bachdim merupakan warga negara Indonesia keturunan Arab – Indonesia yang dilahirkan di Malang dan menetap di Lawang, Malang hingga tahun 80-an, sebelum tinggal di Belanda selama lebih dari 20 tahun. Ibunya Hester van Dijk adalah warga negara Belanda. Keluarga Bachdim tinggal di kota Amsterdam. Kakeknya Ali Bachdim adalah purnawirawan TNI Angkatan Laut. Namun Irfan Bachdim tetap merupakan pemain warga negara Indonesia asli karena dirinya bermain di Indonesia tanpa melalui proses naturalisasi. Irfan terlahir dari keluarga pesepakbola. Ayahnya merupakan mantan pesepakbola dari klub PS Fajar Lawang (anggota kompetisi internal Persekam Malang) pada era 80-an. Kakeknya Ali Bachdim merupakan mantan pemain Persema Malang dan PSAD Jakarta Pada tanggal 8 Juli 2011, Irfan menikah dengan Jennifer Kurniawan, kakak dari Kim Jeffrey Kurniawan. Tanggal 5 Februari 2012 Irfan dikaruniai seorang putri, Kiyomi Sue Bachdim. Pada tanggal 21 Maret 2014, pasangan ini dikaruniai anak kedua, Kenji Zizou Bachdim Irfan mulai bermain sepak bola di akademi sepakbola Ajax Amsterdam bersama dengan Mitchell Donald, Jeffrey Sarpong, Christian Supusepa dan Ryan Babel. Setelah tiga tahun ia pindah ke SV Argon, di mana ia menjadi pencetak gol terbanyak meskipun ia bermain sebagai gelandang. Irfan kemudian direkrut oleh pencari bakat FC Utrecht, dan menandatangani kontrak dengan klub tersebut. Ia kemudian bermain untuk tim junior Utrecht, dan sesekali menjadi pemain cadangan tim senior. Setelah kontraknya tidak diperpanjang lagi, maka pada bulan Juli 2009 ia ditransfer tanpa biaya ke klub HFC Haarlem Pada bulan Maret 2010, Irfan mengikuti seleksi pemain di Persib Bandung dan Persija Jakarta, namun kedua klub tersebut tidak memilihnya. Tanggal 9 Agustus 2010, ia direkrut pelatih Persema Malang, Timo Scheunemann, setelah sang pelatih melihat permainan Irfan dan para pemain muda berlaga amal untuk tokoh sepak bola Lucky Acub Zaenal di Stadion Gajayana, Malang. Irfan Bachdim direkrut bersama-sama dengan Kim Jeffrey Kurniawan, pemain berdarah Indonesia-Jerman yang sebelumnya bermain di FC Heidelsheim. Irfan sendiri adalah permain berpaspor Indonesia sejak kecil dan dia bukanlah seorang pemain naturalisasi. Ketika Persema memutuskan hijrah dari Liga Super Indonesia ke Liga Primer Indonesia, Irfan sempat ingin meninggalkan Persema karena ancaman tidak dapat memperkuat timnas. Namun akhirnya ia memilih berkomitmen dengan Persema dengan menandatangani kontrak selama tiga tahun, karena terus-menerus diintimidasi oleh PSSI untuk keluar dari Persema, meski beberapa klub LSI menawarkan kontrak besar. Akhirnya Menpora Andi Mallarangeng waktu itu menjamin haknya untuk tampil di timnas dan ia dipanggil untuk memperkuat tim nasional U-23 Pesta Olahraga Negara-Negara Asia Tenggara 2011 dan kualifikasi Olimpiade 2012 Tahun 2006, Irfan sempat hampir membela tim sepak bola U-23 Indonesia di Asian Games Qatar. Namun ia harus absen dari turnamen tersebut karena menderita cedera. Dalam Piala AFF 2010, ia tergabung dalam timnas senior Indonesia di bawah pelatih Alfred Riedl. Debut pertama bersama timnas Indonesia ia awali ketika timnas menang 6-0 di laga persahabatan melawan Timor Leste, di Palembang pada 21 November 2010. Penampilan pertamanya bersama timnas dalam turnamen resmi terjadi pada 1 Desember 2010, saat Indonesia mengalahkan Malaysia 5-1 di Gelora Bung Karno pada ajang AFF 2010. Irfan sendiri mencetak 1 gol dalam pertandingan tersebut

loading...