Foto-foto seksi tentara Israel

Foto-foto seksi tentara Israel — Selain cantik, tentara-tentara wanita di Israel ternyata juga memiliki sisi maskulin nan seksi. Kalau enggak percaya, lihat saja foto-foto mereka di dunia maya!

Sebuah akun Instagram dengan nama @HotIsraeliArmy Girls telah mengumpukan 34.500 followers.

Kebanyakan tentara wanita berkebangsaan Yahudi dalam akun tersebut berpose seksi menggunakan baju renang terbuka yang disandingkan dengan foto saat berpakaian militer lengkap.

Loading...

Para tentara wanita dalam akun tersebut rata-rata berusia 19 tahun hingga awal 20-an.

Israel memang memiliki aturan wajib militer selama dua tahun untuk pria dan wanita yang telah menginjak usia 18 tahun.

Para tentara wanita berusia muda ini sehari-hari melakukan latihan perang yang intens, latihan menggunakan senjata api, dan bahan peledak.

Namun, tak berarti mereka melupakan masa-masa muda sembari meluangkan waktu untuk bersenang-senang di waktu istirahat.

Berdasarkan foto-foto dalam akun itu tampak para tentara wanita Israel memilih menikmati istirahat dengan berjemur di pantai mengenakan bikini.

Ada pula yang mengunggah pose seksi hanya mengenakan pakaian dalam.

Tak menunggu waktu lama, akun Instagram tersebut menyedot perhatian para netizen untuk memberikan likes dan juga membumbuhkan komentar.

Nah ini dia foto-fotonya:

foto-seksi-tentara-israel-1 foto-seksi-tentara-israel-2 foto-seksi-tentara-israel-3 foto-seksi-tentara-israel-4 foto-seksi-tentara-israel-5 foto-seksi-tentara-israel-6 foto-seksi-tentara-israel-7 foto-seksi-tentara-israel-8 foto-seksi-tentara-israel-9 foto-seksi-tentara-israel-10 foto-seksi-tentara-israel-12 foto-seksi-tentara-israel-13

Israel adalah sebuah negara di Timur Tengah yang dikelilingi Laut Tengah, Lebanon, Suriah, Yordania, Mesir dan gurun pasir Sinai. Selain itu dikelilingi pula dua daerah Otoritas Nasional Palestina: Jalur Gaza dan Tepi Barat. Dengan populasi sebesar 7,5 juta jiwa, Israel merupakan satu-satunya negara Yahudi di dunia.

Selain itu, terdapat pula beberapa kelompok etnis minoritas lainnya, meliputi etnis Arab yang berkewarganegaraan Israel, beserta kelompok-kelompok keagamaan lainnya seperti Muslim, Kristen, Druze, Samaria, dan lain-lain.

Pendirian negara modern Israel berakar dari konsep Tanah Israel (Eretz Yisrael), sebuah konsep pusat Yudaisme sejak zaman kuno, yang juga merupakan pusat wilayah Kerajaan Yehuda kuno. Setelah Perang Dunia I, Liga Bangsa-Bangsa menyetujui dijadikannya Mandat Britania atas Palestina sebagai “negara orang Yahudi”. Pada tahun 1947, PBB menyetujui Pembagian Palestina menjadi dua negara, yaitu satu negara Yahudi dan satu negara Arab. ada 14 Mei 1948, Israel memproklamasikan kemerdekaannya dan ini segera diikuti oleh peperangan dengan negara-negara Arab di sekitarnya yang menolak rencana pembagian ini. Israel kemudian memenangkan perang ini dan mengukuhkan kemerdekaannya. Akibat perang ini pula, Israel berhasil memperluas batas wilayah negaranya melebihi batas wilayah yang ditentukan oleh Rencana Pembagian Palestina. Sejak saat itu, Israel terus menerus berseteru dengan negara-negara Arab tetangga, menyebabkan peperangan dan kekerasan yang berlanjut sampai saat ini. Sejak awal pembentukan Negara Israel, batas negara Israel beserta hak Israel untuk berdiri telah dipertentangkan oleh banyak pihak, terutama oleh negara Arab dan para pengungsi Palestina. Israel telah menandatangani perjanjian damai dengan Mesir dan Yordania, namun usaha perdamaian antara Palestina dan Israel sampai sekarang belum berhasil.

Israel merupakan negara demokrasi dengan sistem pemerintahan parlementer dan hak pilih universal. Perdana Menteri Israel menjabat sebagai kepala pemerintahan dan Knesset bertugas sebagai badan legislatif Israel. Dalam hal produk domestik bruto, ekonomi negara ini menduduki peringkat ke-44 di dunia. Israel memiliki peringkat Indeks Pembangunan Manusia, kebebasan pers, dan daya saing ekonomi yang tertinggi dibandingkan dengan negara-negara Arab di sekitarnya. Menurut hukum negara Israel, ibukota Israel adalah Yerusalem. Walaupun demikian badan PBB dan kebanyakan negara di dunia tidak mengakuinya.

Loading...
loading...