Gara-gara berhijab, putri aktor Malaysia ditolak kerja

hijab cantik. (Merdeka)

Malaysia memang lebih menerapkan aturan ketat soal agama Islam itu jika dibandingkan dengan Indonesia. Wajarlah, mayoritas penduduk Muslim, tak jarang wanita-wanita Malaysia banyak yang mengenakan hijab. Namun berita terbaru ini sungguh aneh bin ganjil. Wanita berhijab justru menimbulkan sebuah konflik di Malaysia.


Menurut The Malay Mail Online, semua itu bermula saat aktor dan produser asal Malaysia, Datuk Rosyam Nor mengungkapkan kekecewaannya pada Kamis pekan lalu. Rosyam berkicau di akun Twitter pribadinya mengenai hal kurang menyenangkan yang dialami oleh putrinya yang cantik jelita bak bidadari.

“Mengecewakan! Putri saya baru saja menyelesaikan pendidikan dan hendak melamar pekerjaan. Namun salah satu syarat untuk diterima bekerja adalah dia harus melepas hijabnya! Toko mainan Hamleys kurang ajar,” sembur Rosyam.

Karena hal itu, Hamleys Malaysia langsung menerima kritikan pedas dari publik Malaysia. Enggan masalah berlanjut, mereka pun merilis permintaan maaf resmi. Publik memang geram kala seorang pelamar yang diduga adalah putri Rosyam diberitahu jika karyawati Muslim di Hamleys dilarang mengenakan hijab. Dalam permintaan maaf resminya, Hamleys menegaskan jika mereka tak punya kebijakan SARA seperti itu.

Loading...

Dalam penyelidikan yang dilakukan manajemen Hamleys, terungkap bahwa staff yang tak punya wewenang melakukan wawancara memberikan informasi palsu pada putri Rosyam. Hamleys sendiri menyebutkan jika mereka tak membedakan-bedakan kala menerima karyawan baru tanpa melihat ras, suku bangsa atau keyakinan agama. Hamleys pun sudah mengambil tindakan tegas pada karyawan yang tak bertanggung jawab itu.

Sementara itu setelah pihak Hamleys mengungkapkan pendapat mereka dan berusaha menyelesaikan masalahnya, Rosyam sendiri membuka lebar permintaan maaf dari Hamleys dan berharap kejadian sama tak terulang.

Loading...
loading...