Gara-gara E..ek, DP jotos-jotosan dengan tetangga

Kriwikan dadi grojogan, pepatah Jawa itu berarti masalah sepele yang menjadi besar. Seperti itulah ulah dua lelaki yang masih bertetangga ini. Salah satunya berinisial DP (bukan Dewi Perssik). Hanya gara-gara hal sepele yakni Buang Air Besar (BAB) atau e..ek sembarangan, mereka saling jotos-jotosan, koplok-koplokan, kampleng-kamplengan dan tapuk-tapukan sampai muka keduanya bengep alias babak bundhas atau babak belur. Dan yang membuat heran lagi adalah, kasus ini bisa-bisanya sampai ke meja hijau alias ke ranah hukum.


“Kita sudah menerima laporan DP (Bukan Dewi Perssik) terkait kasus penganiayaan,” ucap Wakil Kasat ReskrimPolresta AKP YE Bambang Dewanto, Kamis (21/5/2015).

Yang lebih memprihatinkan lagi adalah peristiwa itu terjadi pada 20 Mei 2015, tepat pada saat Hari Kebangkitan Nasional alias Harkitnas. Saat itu DP menuju kamar mandi yang merupakan tempat bersama. Saat di kamar mandi, DP melihat ada tehong atau kotoran manusia di kamar mandi.

Melihat hal itu, DP mencak-mencak bukan kepalang. Saat itulah datang SI melihat apa yang terjadi. Ternyata DP menuding yang buang kotoran sembarang di kamar mandi adalah SI. Pertengkaran mulut pun pecah dan tak ayal lagi, mereka saling melayangkan bogem mentah bag bug bag bug, glodhak..perkelahian pun menjadi sengit bak film action. Sayangnya settingnya kok ya di WC. Enggak keren sama sekali dehh…

Loading...

Dari perkelahian itu, ternyata adik dari SI ikut membantu abangnya menghajar DP. Akibatnya, DP babak belur. Perkelahian itu memicu kegaduhan. Warga sekitar langsung mendamaikan kedua pihak yang bertikai.

Perkelahian itu mereda setelah Ketua RT setempat mencoba mendamaikan. Namun karena tidak terima, DP memilih melaporkan kasus ini ke kantor polisi. “Berdasarkan laporan korban, adik terlapor juga ikut menganiaya pelapor. Kasus ini sedang kita selidiki termasuk memintai keterangan korban dan saksi,” ucapnya.

Loading...
loading...