Heboh gaun transparan tulisan Arab, ini tanggapan Agnes Monica

Panggung puncak perayaan ulang tahun Indosiar yang ke-21 terasa begitu megah. Kemegahan itu kian semarak dengan penampilan dari deretan musisi papan atas tanah air, salah satunya adalah Agnes Monica. Sayangnya penampilan Agnes kali ini justru menuai kontroversi.

Dalam perhelatan bertajuk Konser Raya 21 Indoesiar tersebut, Agnes tampil begitu enerjik. Dikenal selalu memberikan suguhan menarik, Agnes Monica tetap melakukan hal yang sama pada Konser Raya 21 Indosiar semalam. Ditemani dancer setianya, NEZindaHOOD, Agnes Monica tampil membawakan hitsnya termasuk single terbaru bertajuk Boy Magnet.

Nada up-beat bersama sentuhan aliran dance, Agnes melantukan Boy Magnet dengan begitu enerjik. Tak hanya itu, diiringi oleh Erwin Gutawa Orchestra, penampilan Agnes sukses membuat penonton ikut bergoyang.

Loading...

Menurut Bintang, semangat penonton seakan semakin panas ketika Agnes Monica bernyanyi hingga terduduk di panggung. Namun beberapa saat ia kembali berdiri dan melanjutkan aksi panggungnya.

Selain Agnes Monica, malam puncak Konser Raya 21 Indosiar juga disemarakkan oleh jajaran musisi tanah air. Mulai dari Judika, Syahrini, Afgan, Isyana Sarasvati, Inul Daratista, Iyeth Bustami, Rita Sugiarto, Zaskia Gotik, Ayu Ting Ting, Cita Citata, Nassar, Lesti, Danang dan Evi dan masih banyak lagi.

Kontroversi tulisan Arab

Sayangnya tak semua publik dunia maya mengacungi jempol terkait penampilannya, malahan sebagian netizen mempersoalkan gaya busana yang dikenakan Agnes. Agnes Monica mengenakan busana hitam menerawang dengan tulisan Arab ‘Al Muttahidah’  warna putih menempel pada bagian depan. Tulisan Arab tersebut mendapat sorotan netizen yang memberikan komentar miring terhadap Agnes. Banyak yang mempertanyakan maksud dari tulisan tersebut. Bahkan ada yang menyebut hal itu sebagai bentuk pelecehan terhadap agama Islam.

“Huruf Arab yang nempel dibaju kak @agnezMo itu kurang pantes aja keliatannya kak! #SaveIslam,” tulis salah seorang netizen dilansir Tribunnews.

Ini foto-fotonya yang dikutip dari Bintang.com:

Agnes Monica kostum Arab Agnes Monica Aeab Agnes Monica kostum Arab kontroversial
Tanggapan Agnes

Menanggapi tudingan pelecehan, Agnes me-retweet posting-an salah satu fanbase-nya, @agnezmohugefans, yang menjelaskan makna tulisan Arab pada kostum Agnes dalam bahasa Inggris. Penjelasan dengan bahasa Indonesia dilakukan oleh akun Instagram @agnesmonicazone.

“Mengenai kostum Agnez Mau yang ada tulisan arab, hal ini BUKAN pelecehan terhadap kaum muslim. Tulisan itu memiliki arti ‘persatuan’. Arti dari persatuan itu adalah ‘timur bertemu dengan barat’. Kostum itu diproduksi oleh KTZ @KTZ_official. Tulisan itu tidak memiliki arti buruk/pelecehan. Karena itu bukan potongan kitab suci. Itu hanya tulisan ‘persatuan’ atau ‘perserikatan’ yang ditulis dalam huruf arab biasa,” tulis akun @agnesmonicazone.

Agnes Monica sebagaimana diberitakan Tempo.co juga membalas pertanyaan salah satu fan pada akun Twitter miliknya, Agnezmo. “itu artinya UNITED alias BERSATU.”

(Baca juga: Ini pembelaan MUI terkait tulisan Arab di kostum Agnes Monica)

Tentang Agnes Monica

Penyanyi seksi bernama lengkap Agnes Monica Muljoto ini lahir di Jakarta, 1 Juli 1986. Ia memulai kariernya di industri hiburan pada usia enam tahun sebagai seorang penyanyi cilik. Agnez telah merilis tiga album anak-anak yang berhasil mengantarkan namanya ke deretan penyanyi cilik populer di era 1990-an. Selain bernyanyi, ia juga menjadi presenter di beberapa acara televisi anak-anak. Saat menginjak usia remaja, Agnez mulai terjun ke dunia seni peran. Penampilannya di sinetron Pernikahan Dini (2001) berhasil melambungkan namanya. Agnez kemudian membintangi sederet sinetron yang menjadikannya artis remaja dengan bayaran termahal saat itu.

Pada tahun 2003, Agnez merilis album dewasa pertamanya yang berjudul And the Story Goes, yang kembali melejitkan namanya di industri musik Indonesia. Kesuksesannya di tanah air mendorong Agnez memasang target untuk bisa berkarier di kancah internasional. Pada album keduanya yang dirilis pada tahun 2005, Whaddup A’..?!, ia menggandeng penyanyi asal Amerika Serikat Keith Martin untuk berkolaborasi. Agnez juga terlibat dalam syuting dua serial drama Asia, The Hospital dan Romance In the White House di Taiwan.

Agnez berhasil meraih penghargaan dua tahun berturut-turut atas penampilannya di ajang Asia Song Festival di Seoul, Korea Selatan, pada tahun 2008 dan 2009. Pada album ketiganya, Sacredly Agnezious (2009), ia mulai terlibat sebagai produser dan penulis lagu. Pada tahun 2010, ia diangkat sebagai salah satu juri pada ajang pencarian bakat Indonesian Idol. Ia juga menjadi salah satu pemandu acara pada karpet merah pegelaran American Music Awards 2010 di Los Angeles, Amerika Serikat.

Seiring dengan melesatnya Agnez ke puncak popularitas, penampilan dan gaya berbusananya menjadi tren di kalangan anak muda. Selain sukses secara komersial, Agnez merupakan penyanyi dengan jumlah penghargaan paling banyak di Indonesia. Ia telah memenangkan puluhan trofi, termasuk di antaranya sepuluh Anugerah Musik Indonesia, tujuh Panasonic Awards, dan empat MTV Indonesia Awards. Selain itu, ia telah dipercaya menjadi duta anti narkoba se-Asia serta duta MTV EXIT dalam memberantas perdagangan manusia.

Loading...
loading...