Inilah foto aduhai Puty Revita Sari dan profil lengkapnya

Artis NM yang diduga Nikita Mirzani dan artis berinisial PR digerebek polisi lantaran diduga terkait prostitusi di kalangan artis. Sejumlah netizen, blogger pun menduga, artis inisial PR ini adalah finalis Miss Indonesia 2014 yang bernama Puty Revita Sari. (Lihat lah : Foto Puty Revita Sari mandi dan pamer paha mulus ukuran besar)

Puty Revita Sari, finalis Miss Indonesia 2014 yang ditangkap Bareskrim Polri karena terlibat prostitusi artis ternyata Puty Revita (sebelumnya disebut dengan inisial PR). Dia ditangkap pada Kamis (10/12/2015) pukul 22.00 WIB di Hotel Kempinski Jakarta Pusat.

Polisi memperoleh barang bukti berupa kondom, rekaman CCTV, kwitansi pembayaran kamar, kondom, kunci kamar dan uang sebesar Rp 7 juta. (Baca juga ya: Artis PR memang Puty Revita Sari, ini fotonya saat ditahan)

Loading...

Puty Revita Sari, gadis manis bertinggi 170 cm itu mengikuti Miss Indonesia mewakili Provinsi Kalimantan timur. Puty Revita Sari telah merilis single Tersiksa Hatiku featuring Takaeda. Puty Revita Sari menjadi drummer di duet tersebut. (Baca: Kasihan, Puty Revita Sari dipecat Yayasan Miss Indonesia)

Puty Revita Sari yang kini berusia 23 merupakan mahasiswa di Universitas Trisakti Jakarta Fakultas Hukum. Anak kedua dari tiga bersaudara ini dikenal hobby traveling. Walaupun telah menjadi finalis Miss Indonesia 2014, tetapi baik di dunia modeling maupun panggung hiburan, nama Puty Revita kurang begitu tenar. Namun, setelah peristiwa memalukan ini, mungkin namanya baru akan menjadi perbincangan. (Baca: Inilah foto-foto Nikita Mirzani tanpa kotang, pamer dada montok)

Meskipun belum ada keterangan resmi soal kebenaran kabar bahwa Puty Revita adalah sosok artis berinisial PR, namun yang membuat netizen kaget lantaran akun Instagramnya dilock. Nah, inilah foto Puty Revita yang dikutip dari sumber terpercaya yang begitu aduhai :

Ehhh..Sebelumnya Baca juga: Pengakuan mengejutkan penikmat NM dan PR

Puty Revita Sari tanpa celana puty revita

puty pevita sari ditangkap polisiputy revita tanpa bajuputy revita baju

Dan seperti diberitakan Rimanews.com, NM dan PR ditangkap aparat Subdit III Vice Control dan PPA Direktorat Kriminal Umum Bareskrim Polri. Mereka ditangkap terkait kasus prostitusi artis dengan tarif puluhan juta rupiah untuk sekali kencan di sebuah hotel  mewah. (Baca: 11 Artis paling heboh sepanjang tahun 2015)

Pada Kamis (10/12/2015) malam, sekitar pukul 22.00 WIB, dua pria ditangkap 6 anggota Subdit III Bareskrim di lobi hotel Kempinski, Jakarta Pusat. Keduanya ditangkap setelah melalui pengintaian selama beberapa hari terkait tindak pidana perdagangan orang yaitu prostitusi artis seperti diatur dalam Pasal 2 UU No.21 th 2007.

Penangkapan ini bermula ketika sejumlah anggota subdit VC menyamar (Undercover Buy) sebagai pengguna jasa seks artis komersil. Mereka menyamar dengan profesi sebagai pengusaha dan berpenampilan layaknya eksekutif muda sukses.

Dua anggota yang menyamar sebagai pengusaha batubara ini kemudian berhasil  bertransaksi dengan dua mucikari yang enggunakan jasa pekerja seks komersil yang g berprofesi sebagai artis. Kedua artis yang ditawarkan adalah NM dan PR. NM ditawarkan dengan harga sebesar Rp 65 juta untuk sekali kencan. Sementara dan PR sebesar Rp50 juta.

Anggota Bareskrim yang tergabung dalam Satuan Tugas Tibdak Pidana Perdagangan Orang (Satgas TPPO) kemudian bergerak menuju hotel yang telah ditentukan oleh kedua mucikari tersebut, yakni di hotel Kempinski di Jakarta Pusat.

Setelah menangkap mucikari bernama Onat dan rekannya yang diduga sebagai manajer NM dan PR di lobi hotel tersebut beserta sejumlah uang transaksi.

Satgas TPPO kemudian segera bergerak menuju kamar yang ditunjukkan oleh mucikari tersebut dan menemukan seorang seorang pengguna jasa artis bernama Ferry (undercover buy) atau polisi yang menyamar.

Saat digrebek, kedua artis tersebut dalam kondisi tanpa busana dan diduga siap indehoi.

NM, PR, Omat dan manager artis tersebut kemudian digelandang ke Bareskrim untuk dimintai keterangannya.

Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa rekaman CCTV, kwitansi pembayaran kamar, 5 Handphone, kondom, kunci kamar dan uang cash sebesar Rp7 juta.

Loading...
loading...