Inilah pejabat yang pernah kencan dengan artis bookingan

Sidang vonis mucikari artis dan model, Robby Abbas (RA) menguak sejumlah hal yang selama ini bikin penasaran publik. Di antaranya adalah seputar harga kencan satu malam, serta siapa pejabat negara yang sekaligus politisi yang kerap mencicipi tubuh artis binaan RA?


Menurut Tribunnews.com, hal tersebut terbuka saat hakim ketua Effendi Mukhtar membacakan fakta persidangan, sebelum menjatuhkan vonis di Ruang sidang 7 Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (26/10/2015) lalu. Satu di antaranya fakta tentang inisial TM yang disebut hakim sebagai Tyas Mirasih.

tyas mirasih buka baju dan celana

Dalam fakta persidangan terungkap Tyas Mirasih pernah melayani seorang bernama Budi Kusuma di sebuah hotel bilangan Grogol, Jakarta dengan biaya Rp 22 juta.

Loading...

Budi Kusuma disebutkan juga pernah mengunakan jasa kencan semalam bersama Shinta Bachir, tapi tidak disebutkan tarif dan lokasinya. Dari setiap jasa mempertemukan artis dan pria hidung belang yang ingin menikmati jasa esek-esek disebutkan Robby menerima uang Rp 5 juta.

shinta bachir mulus

Mengenai nama Budi Kusuma, sebelumnya pernah disebut pengacara Robby Abbas, Pieter Ell melalui inisial BK. Pieter menyebutkan BK adalah seorang anggota DPRD tingkat provinsi di pulau Jawa.

“Provinsinya yang ada bencana lumpurnya,” kata Pieter usai sidang vonis.

Artis Amelia Alviani pada fakta persidangan juga disebut pernah melayani BK di Surabaya.

Kasus mucikari ini sempat menyita perhatian publik setelah RA diketahui menjalankan bisnis prostitusi yang melibatkan artis melalui media sosial dengan tarif berkisar Rp 50 juta sampai Rp 200 juta.

Pada sidang vonis itu, RA dijatuhi hukuman satu tahun empat bulan. Sesuai tuntutan Jaksa Penuntut Umum.

Amel Alvi tidur

Setelah dilakukan pelacakan oleh Tribunnews, beberapa anggota dewan di wilayah yang disebutkan mengaku tidak ada rekan sesama anggota dewannya yang bernama Budi Kusuma.

“Tidak ada nama Budi Kusuma di DPRD ini,” ujarnya tanpa mau disebutkan namanya.

Anggota DPRD lainnya yang enggan disebutkan namanya juga mengaku tidak ada nama Budi Kusuma. Malahan, ia menduga, nama Budi Kusuma itu samaran. “Enggak mungkin lah kalau lagi seperti itu pakai nama asli dan pekerjaannya,” ujarnya.

Hingga kini, siapa sebenarnya sosok Budi Kusuma masih menjadi misteri..

Loading...
loading...