Jenazah penumpang Air Asia terjatuh saat dievakuasi, ibu-ibu histeris

Evakuasi jenazah korban Air Asia QZ8501. (Okezone.com)

Ketenangan di RSUD Imanuddin, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Sabtu 3 Januari 2015 siang tiba-tiba pecah. Pasalnya, para ibu melihat proses pengangkatan jenazah penumpang pesawat Air Asia QZ8501 berteriak histeris.

Menurut Kompas.com, itu bermula saat delapan mobil jenazah yang mengangkut jasad penumpang Air Asia QZ8501 tiba di RSUD Imanuddin sekitar pukul 11.00 WIB. Sebelumnya, kedelapan mobil itu menjemput jenazah yang baru saja tiba di Landasan Udara Iskandar yang berjarak sekitar 4 kilometer dari RSUD.

Tiba di RSUD, satu persatu kantung jenazah diturunkan oleh petugas gabungan dari TNI AD, polisi dan PMI dengan menggunakan ranjang dorong. Jenazah itu terlihat terbungkus rapat dengan kantung berwarna hitam bertuliskan Badan SAR Nasional (Basarnas) di atasnya.

Loading...

Proses pengangkutan ini berjalan lancar hingga jenazah ketujuh dikeluarkan dari mobil. Ketika kantung ketujuh jenazah itu hendak dibawa ke ruang Posko Disaster Victim Identification (DVI) Kalimantan Tengah, secara tiba-tiba terjatuh sebelum sempat dipindahkan ke ranjang dorong.

Kejadian itu sontak membuat warga, khususnya para ibu yang melihat proses pemindahan berteriak histeris. “Ya ampun… Aduh kasihan itu, kasihan,” kata salah seorang ibu. “Astagfirullahaladzim, aduh.. Aduh cepat dibantu diangkat itu,” kata ibu yang lain.

Mendengar teriakan tersebut, petugas yang memindahkan jenazah itu langsung segera membenahi posisi jenazah. Setelah benar, jenazah itu lantas segera dibawa ke dalam posko untuk disiapkan sebelum dikemas.

Tidak kurang dari satu jam, proses identifikasi terhadap kedelapan jenazah selesai. Setelah itu, kedelapan jenazah itu diberangkatkan ke Surabaya, Jawa Timur bersama empat jenazah lain yang tiba sebelumnya, menggunakan pesawat Hercules C-130.

Hingga kini, sudah ada 30 jenazah yang telah ditangani tim DVI Polri. Dari jumlah itu, empat di antaranya telah berhasil diidentifikasi. Sementara, masih ada 132 jenazah yang hingga saat ini masih dalam proses pencarian.

Pesawat AirAsia QZ8501 jatuh di perairan Selat Karimata, Minggu (28/12/2015). Pesawat yang berangkat dari Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur menuju Changi Airport, Singapura itu mengangkut 155 penumpang dan tujuh kru pesawat.

Loading...
loading...