Jogja mati lampu, lalu lintas kacau jadinya

Mati lampu. (Google Images)

Oglangan atau  pemadaman listrik bergilir hampir terjadi di sebagian besar wilayah Yogyakarta, Senin 20 Oktober 2014 sore.  Tak ayal lagi, jalan di Kota Pelajar itu menjadi peteng ndhedhet alias gelap gulita. Bahkan, lalu lintas pun kacau balau akibat lampu lalu lintas juga mati.


Seperti berita yang dimuat Merdeka.com, kekacauan lalu lintas terjadi di perempatan selatan Jalan DR Wahidin sebelah selatan Universitas Kristen Duta Wacana, Perempatan Gondomanan, Perempatan Demangan dan sejumlah tempat lainnya. Sementara di beberapa lokasi seperti di titik nol dan perempatan Gramedia polisi lalu lintas sudah datang mengatur lalu lintas.

Menurut Aditya, warga Pogung Lor, sepanjang dia pulang dari tempat kerjanya di Jalan Kusumanegara ke rumahnya, jalan gelap dan lalu lintas kacau sehingga perlu ekstra hati-hati mengendarai motor.

“Yang dari arah taman siswa tadi kacau, banyak yang nyerobot padahal sudah ada polisi, kalau saya mending pelan-pelan asal selamat, heran juga hampir semuanya mati lampu,” ujarnya.

Loading...

Sementara itu pihak PLN saat dikonfirmasi terkait dengan penyebab pemadaman listrik belum memberikan jawaban. Namun menyebar pesan singkat melalui broadcast BBM yang berbunyi demikian:

PLN Jogja# InfoGangguan | 17.35 Pelanggan yang terhormat, diberitahukan bahwa terjadi gangguanpada IBT (Inter Bus Transformer) Trafo 1 & 2tegangan 500 KV di Gardu Ungaran. TRIP menyebabkan SUBSISTEM Ungaran meliputi Tegal, Purwokerto, Yogyakarta, Magelang, Cilacap, Pekalongan, Semarang sebagian total 32Gardu Induk padam, Saat ini sedang dalamproses penormalan dari DCC Jateng. Dimohon semua peralatan listrik dimatikan dan dicabut saatproses penormalan berlangsung. Demikian kami sampaikan informasi dan mohon maaf atas ketidaknyamanan ini.

Loading...
loading...