Joko Riyanto, suporter setia Persis Solo dimakamkan

Rusuh di manahan. (Merdeka.com)

Supoter Persis Solo yang tewas akibat kerusuhan di Solo Rabu malam,
Joko Riyanto (39) , tadi siang dimakamkan di kampung halamannya. Joko dikabarkan tewas karena tubuhnya tertembus benda tajam hingga mengenai paru-paru dalam kerusuhan di Stadion Manahan tersebut.

Joko adalah warga Dukuh Ngaliyan, Desa Pelem, Kecamatan Simo, Boyolali. Kapolresta Surakarta, Kombes (Pol) Iriansyah, mengatakan Joko dikeroyok oleh sesama suporter karena dikira sebagai intel polisi. Setelah kerusuhan reda, tubuh Joko ditemukan tergeletak lemah di lokasi ricuh. Joko meninggal ketika dalam perjalanan menuju RS Panti Waluyo, Solo.

Iriansyah mengatakan berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan tim medis karena tubuh korban tertembus benda tajam hingga sedalam 8 cm hingga mengenai paru-parunya. Namun Iriansyah tidak merinci benda tajam apa yang melukai korban.

Loading...

Diberitakan oleh Detik.Com, Joko dimakamkan di pemakaman umum Karang Wetan, Desa Pelem, Kamis (23/10/2014) siang. Diantara puluhan pengantar pemakaman terdapat istri korban, Retno Sri Lestari, serta dua korban, Galang Mulia dan Fatmawati Galuh Saputri.

Kakak sepupu korban, Kiswanto, menuturkan Joko adalah pendukung setia Persis Solo yang tergabung dalam Pasoepati Distrik Simo. Sehari-harinya, Joko mengelola usaha play station di rumahnya. Sebagai suporter Joko tak pernah ketinggalan menyaksikan setiap Persis bertanding di Solo.

“Biasanya setiap menonton pertandingan Persis di Stadion Manahan, Joko selalu mengajak putrinya yang kini duduk di bangku kelas 2 SMP itu. Namun kemarin itu dia menonton sendirian. Tadi malam keluarga mendapat kabar kematian Joko sekitar pukul 20.00 WIB akibat terjadi kerusuhan suporter di Stadion Manahan,” ujar Kiswanto.

Berita suporter Persis terbunuh sesama suporter

Video suporter rusuh di Manahan Solo 22 Oktober 2014, 1 tewas

Kaca mobilnya dipecah suporter di Manahan, Shela nangis gero-gero lalu semaput

Korban tewas karena dikira intel, meninggalkan istri dan 2 anak

Loading...
loading...