Kakak rohani gereja ngajak indehoi adik rohaninya

ilustrasi pemerkosaan. (BatamPos)

Fenny Hanns Paays layak disebut sebagai kakak rohani yang bejat. Bagaimana tidak, bukannya membimbing adik-adik rohaninya dengan kasih sayang yang tulus, pemuda 28 tahun tersebut malah tega-teganya menyetubuhi adik rohaninya. Ironisnya lagi, Cece korbannya, masih berusia 12 tahun.

Perbuatan tidak senonoh itu bahkan tidak hanya dilakukan sekali, tetapi hingga tiga kali dalam rentang Oktober-Desember 2014.

”Perbuatan pertama dilakukan di sebuah hotel di Kenjeran, sedangkan yang kedua dan ketiga dilakukan di gudang sebuah rumah ibadah di Surabaya Timur,” kata Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (Kanit PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Imaculata Sherly Mayasari kemarin (10/2).

Loading...

Tindak asusila itu bermula ketika Hanns berkenalan dengan Cece pada Juli 2014 di salah satu gereja di Surabaya Timur. Saat itu Cece masuk sebagai anggota komunitas anak muda gereja. Siswi kelas VII SMP swasta di Surabaya Timur tersebut lalu menjadi adik rohani Hanns.

Dalam setiap kegiatan gereja, Cece mendapat bimbingan dari Hanns.

Kedekatan yang terbangun di antara mereka belakangan disalahgunakan Hanns. Selepas kegiatan rohani pada Minggu, pria yang tinggal di Jalan Pogot itu memaksa Cece untuk ikut jalan-jalan ke Kenjeran. ”Tersangka mengancam, kalau tidak mengikuti ajakannya, korban tidak akan lagi dibimbing. Korban juga diancam bakal diacuhkan dari komunitas,” terang Kasubbaghumas Polrestabes Surabaya Kompol Widjanarko.

Ancaman itu membuat Cece takut. Dia pun mengikuti kemauan Hanns. Ternyata, Hanns tidak hanya mengajak jalan, tetapi juga lanjut ke hotel. Saat di hotel, Hanns lagi-lagi mengeluarkan ancaman. Di bawah ancaman tersebut, Cece kemudian disetubuhi Hanns. Selepas disetubuhi, Cece diberi minuman berkarbonasi. ”Alasannya, biar tidak hamil,” ungkap Widjonarko dikutip JPNN.

Loading...
loading...