Kecelakaan di depan pabrik Safaritex Boyolali, 2 ibu tewas

Ilustrasi kecelakaan. (Republika)

Ruas jalan Semarang-Solo memakan korban jiwa. Sebuah kecelakaan maut terjadi di situ, tepatnya di depan pabrik PT Safaritex, Kecamatan Banyudono, Boyolali Senin, 6 Oktober 2014. Akibatnya dua orang yang berboncengan mengendarai sepeda motor tewas seketika di lokasi kejadian. Mereka sebelumnya tertabrak dan terlindas truk. Semoga arwahnya diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Amin


Kedua korban tewas bernama Ngadini (50) warga Kartasura, Sukoharjo dan Sularni (46) warga Palur, Karanganyar. Jenazah kedua korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk divisum lebih lanjut.

Kasatlantas Polres Boyolali, AKP Priyono, menjelaskan kecelakaan teerjadi di sebelah barat pertigaan Bangak, Banyudono. Tiga kendaraan yang terlibat sama-sama melaju dari arah barat (Boyolali) menuju timur (Solo). Dari hasil olah TKP dan penyelidikan sementara, kejadian bermula adanya sebuah truk Fuso yang sedang berhenti di pinggir jalan di depan pabrik tersebut.

Truk yang dikemudikan Sofian (68) warga Drono, Klaten, itu diduga sedang menali muatannya. Namun, tali yang dilemparkan dari sisi utara truk ke selatan itu malah mengenai korban yang juga melaju dari arah barat ke timur. Tali itu diduga melilit sepeda motor korban. Akibatnya, kedua korban yang berboncengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio, AD 4502 GO, terjatuh di tengah jalan.

Loading...

“Saat melempar tali dari sisi utara truk ke selatan, talinya mengenai korban, sehingga korban terjatuh di jalan. Di belakangnya ternyata melaju truk AD 1344 HF yang disopiri Yusuf, melaju dengan kecepatan tinggi. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, kecelakaan tak dapat dihindarkan lagi. Kedua korban tertabrak truk itu,” jelasnya seperti yang diberitakan Detik.com.

Tubuh kedua korban yang jatuh di tengah jalan, langsung disambar truk engkel yang dikemudikan Yusuf. Kedua korban yang masuk ke kolong truk pun tergilas. Bahkan salah satu korban sempat terseret. “Kedua korban meninggal dunia di TKP,” kata Priyono lagi.

Priyono menyatakan, pihaknya sudah mengamankan sopir truk fuso dan engkel tersebut ke Satlantas. Tetapi sejauh ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya dimintai keterangan masih sebagai saksi.

Loading...
loading...