Kecelakaan di Jalan Bintan, Marhadi meninggal terlindas truk

Ilustrasi kecelakaan. (Lipuan6)

Seorang pengendara sepeda motor, warga Letong, Kabupaten Anambas, Marhadi meninggal seketika saat motor Honda Beat BP 2642 WF yang dikendarainya terjatuh. Pria berusia 24 tahun ini terlindas mobil Honda Jazz warna kuning BP 1529 BA yang dikendarai Ariyanto 21 di Jalan Nusantara Batu 25 tepatnya di depan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, Sabtu 21 Maret 2015 malam lalu.


“Motor yang dikendarai korban terserempet motor lain, sehingga korban terjatuh dan terpental ke tengah jalan. Dalam keadaan luka dan belum sempat beranjak dari posisinya, korban dilindas mobil hingga tubuhnya remuk,” ujar salah satu saksi, Basar.

Salah satu saksi mata bernama Basar menceritakan, peristiwa nahas itu berawal saat Marhadi bersama istrinya hendak pulang ke rumah usai mengunjungi pasar malam yang berjarak 50 meter dari TKP. Ketika mau keluar dari lokasi pasar malam tersebut, ia melihat pengendara motor memacu kencang kendaraannya dari arah Kijang hendak ke Tanjungpinang.

Setibanya di pertigaan jalan tepatnya di TPU Kelurahan Kijang Kota, kendaraan korban tersenggol oleh pengendara lainnya. Akibat dari senggolan itu kendaraan korban terseret sekitar lima meter ke bagian kiri jalan. Sedangkan korban terpental sekitar delapan meter hingga ke tengah ruas jalan.

Loading...

Melihat korban terkapar, ia spontan teriak ada kecelakaan hingga teriakan ini memancing warga Kijang lainnya yang saat itu sedang berada di lokasi. Ketika ia dan warga lainnya berniat hendak menolong korban, disaat itu juga Mobil Honda Jazz warna kuning yang dikendarai Ariyanto dari arah Tanjungpinang hendak ke Kijang melintas dengan kecepatan tinggi hingga melindas tubuh korban yang saat itu sedang terkapar ditengah jalan.

“Saya dan warga menyaksikan tubuh korban itu dilindas mobil,”ceritanya.

Setelah menyaksikan insiden tersebut, ia dan warga langsung melarikan korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bintan di Kijang. Namun nyawanya tidak dapat tertolong

Loading...
loading...