Kecelakaan di Karas, Rembang, pemotor terlindas truk sopir ugal-ugalan

ilustrasi kecelakaan. (Google Images)

Hati-htilah jika melintasi jalan yang juga dilalui truk atau bus antar kota atau antar provinsi. Karena di jalan jalan sejenis itu banyak memakan korban jiwa, khususnya para pengguna sepeda motor.


Seperti yang dialami Asmuri (65), warga Desa Karas RT 2 RW V, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah tewas usai diserempet dan terlindas truk pengangkut material tambang di ruas Jalan Raya Karas-Sale, Rembang, Jawa Tengah tepatnya di sekitar SPBU Karas, Jumat 7 November 2014. Asmuri sedang mengayuh sepeda ontelnya saat kecelakaan terjadi.

Kanitlaka Satlantas Polres Rembang Iptu Muhammad Ismail mengungkapkan kecelakaan berawal saat korban Asmuri berjalan mengayuh sepedanya dari arah Sale menuju ke arah Pertigaan Karas.

Dari arah belakang, tiba-tiba melaju truk bernomor polisi S 9189 UG yang dikemudikan Mustaqim (25), Warga RT 13 RW 4 Desa Lajo Lor, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur mendahului sepeda dengan kecepatan tinggi.

Loading...

Saat bersamaan, diduga sepeda ontel yang dikayuh Asmuri oleng ke kanan sehingga diserempet oleh truk. Korban pun langsung terlindas ban truk bagian kiri belakang dan tewas dalam kondisi mengenaskan karena kepalanya pecah.

“Korban terjatuh dan kepalanya membentur aspal. Yang bersangkutan mengalami cedera berat di bagian kepala,” kata Ismail yang kemudian diberitakan di Merdeka.com.

Akibat kecelakaan ini, sopir truk diamankan untuk dimintai keterangan di Mapolsek Sedan yang berjarak tidak lebih dari dua kilometer dari lokasi kejadian. Polisi tak percaya pengakuan sopir yang membantah melaju dengan kecepatan tinggi.

“Sang sopir beserta truknya sudah kita amankan di Mapolsek Sedan untuk kita periksa lebih lanjut. Dugaanya berdasarkan keterangan beberapa saksi di TKP sopir mengemudi ugal-ugalan di jalan raya,” ucapnya.

Loading...
loading...