Ketahuan ngrampok, duo garong tewas dibakar massa sampai gosong

kebakaran. (Google Images)

Mencari uang dengan cara yang melanggar hukum bukan hanya berpotensi ditangkap polisi, tapi juga berisiko isa jadi korban main hakim sendiri. Seperti nasib dua maling di Subang, Jawa Barat.

Selain kompak mencuri, duo maling ini juga kompak apesnya. Keduanya tertangkap warga saat hendak menggarong sebuah rumah, keduanya tewas setelah dibakar.

Peristiwa ini terjadi di Desa Tanjungrasa, Kecamatan Tambakdahan, Subang. Dua pencuri yang tewas dibakar massa diketahui bernama Naca, warga Dusun Cibanteng, Desa Jatiragashilir, Kecamatan Patokbeusi, Subang, dan Muhid, warga Desa Sukawaris, Kecamatan Cikeusik, Pandeglang, Banten.

Loading...

Keterangan yang dikumpulkan Tempo menyebutkan Naca, Muhid, dan seorang rekannya hendak menjebol rumah milik Sodik pada Ahad dinihari, 30 November 2014, pukul 01.30 WIB. Baru saja berhasil mencongkel kunci gembok halaman rumah, Sodik terbangun dan keluar rumah seraya meneriaki mereka.

Teriakan Sodik membuat tetangganya terbangun. Mereka beramai-ramai mengejar tiga kawanan itu. Namun warga hanya berhasil membekuk Naca serta Wahid. “Seorang lagi berhasil meloloskan diri,” ujar Edi, warga Tanjungrasa. (Baca juga: Setelah Dilempari Batu, Pencuri Ini Dibakar Massa)

Diberitakan Tempo, Naca dan Wahid lantas digelandang ke balai desa. Setelah diperiksa aparat desa, ditemukan tiga anak kunci T, sebuah obeng, magnet pembuka kunci, dan linggis kecil yang diduga akan dipakai menggarong rumah Sodik.‬ Warga pun geram dan berkali-kali hendak menghakimi keduanya di sawah, tapi dicegah aparat desa.

Namun, lama-kelamaan, warga semakin banyak berdatangan. Aparat pun kewalahan menahan mereka, yang kemudian menyeret Naca dan Wahid ke sawah. Di sawah, Naca, Wahid, dan sebuah sepeda motor yang mereka kendarai dibakar massa hingga gosong. Petugas dari Kepolisian Sektor Binong baru mengetahui peristiwa itu setelah Naca dan Wahid tewas.

Saat ini polisi mengevakuasi jasad Naca dan Wahid ke Rumah Sakit Umum Ciereng, Subang. Kepala Polsek Binong Ajun Komisaris Bambang Hermansyah menduga Naca dan Wahid adalah spesialis pencuri sepeda motor yang biasa beraksi menjelang subuh. Polisi juga menyelidiki pelaku penghakiman Naca dan Wahid. “Ini kan aksi spontan dari massa yang marah.”

Loading...
loading...