Ketua geng motor berwajah sangar dan dekil ditembak

Ketua geng motor sangar. (BatamPos)

Wajahnya sangar, badannya tidak begitu kekar bahkan kurus. Sayang kelihatan dekil kayak habis berenang lalu berjemur di samping kolam oli bekas. Sudah begitu sering ngamuk lagi.

Begitulah sosok ketua dan anggota geng motor Suwanggi Anak Alor (Sangar) atau Ting Tung Family (TTF) Batamcenter. Dia ditangkap polisi.

Diberitakan berbagai media, Polresta Barelang bergerak cepat menanggapi laporan pencurian dan kekerasan (curat) yang menimpah Yg salah satu remaja 15 tahun di jalan raya depan Kampung Nanas Batamcenter, Minggu 28 Desember 2014 dini hari lalu.

Loading...

11 pelaku curat yang merupakan dibekuk dengan terlebih dahulu menembak betis Uko Lobang alias Ucok, ketua geng motor itu di kampung Nenas Batamcanter, Senin (29/12) malam.

Pelaku kriminal anggota geng motor ini diantaranya; Ucok Lobang alias Ucok, 25, Ah, 13, My, 14, Rrh, 14, Isak Laalo, 24, Niko Ardianto Siahaan, 25, Willianda, 26, Yakob Djaha, 22 serta dua lainnya yang diduga sebagai saksi.

Kapolresta Barelang AKBP Asep Safrudin dalam siaran pers di halaman Mapolresta Barelang menuturkan, pelaku kriminal ini dibekuk bermula dari laporan yang diterima pihak kepolisian Mapolsek Batamkota tentang kejadian curat yang menimpa Yg. Yg dipalak dan dikeroyok menggunakan senjata tajam oleh gerombolan anggota geng motor itu. Sepeda motor Yg dibawa kabur gerombolan tersebut, Yg yang dikeroyok menggunakan sajam harus mendapat perawatan medis dalam kondisi sekarat di rumah Budi Kemulian Batam (RSBK).

“Sampai saat ini korban masih dirawat,” ujar Asep di Mapolresta Barelang.

Hasil pemeriksaan sementara geng motor Sangar atau TTF ini mengaku baru sekali melakukan aksi kriminal yakni curat terhadap Yg, namun Asep tidak yakin dengan pengakuan itu. Karena dilihat dari barang bukti dan latar belakang para pelaku ini diduga sudah kerap kali melakukan aksi kejahatan jalanan. “Inilah yang akan kami dalami, bisa jadi masuk jaringan ranmor dan lainnya,” ujar Asep lagi.

Kepada warga Batam yang merasa pernah menjadi keganasan anggota geng motor ini, Asep berharap agar segera melapor ke Mapolsek Batamkota.

Mengenai keberadaan geng motor tersebut, sambung Asep, diduga sudah berlangsung lama dan sudah banyak melakukan tindakan kriminal. Geng motor itu tergolong salah satu geng motor terbesar dan tergorganisir di kota Batam. Karena geng motor itu beranggotakan lebih dari 25an orang remaja putus sekolah dan memiliki bendera tersendiri. “Yang lainnya masih kami kejar,” kata Asep.

Apapun alasan tutur Asep, keberadaan geng motor untuk kegiatan negatif akan ditinak tegas sampai ke akar-akarnya.”Kami akan buruh sampai ke sarangnya, anggota sudah kami sebarkan. Orangtua tolong perhatikan gerak gerik anak diluar rumah dan diluar jam sekolah,” tutur Asep lagi.

Karena jika kedapatan maka tidak ada ampun dan akan ditindak tegas karena memang sudah sangat meresahkan.

Pengungkapan anggota geng motor ini, menambah daftar nama geng motor kota Batam yang sudah berhasil diringkus polisi. Sebelumnya geng motor Ganas Nekat Sadis (Ganesa) yang kerap merampok, memalak dan membunuh pengguna jalan di kawasan Tiban sudah bekuk polisi Polsek Lubukbaja. Begitu juga geng motor generasi bocah nakal (Gebonal) Nongsa, juga sudah dibekuk kepolisian Polsek Nongsa.

Ucok Pimpinan Geng Motor Sangar atau TTF menuturkan kalau geng motor tersbut sudah dibentuk sejak enam bulan lalu. Tujuannya adalah untuk melakukan aksi pemalakan di jalan raya demi mendapatkan uang.

“Hanya malak saja pak, tapi kalau korban melawan kami keroyok,” kata Ucok.

Loading...
loading...