Kisah dan foto Polwan cantik menyusui bayi

Beredar foto seorang Polwan cantik menyusui bayi di semak-semak. Ternyata foto tersebut bukan setingan alias asli kejadian yang sesungguhnya. Dan ada kisah miris dan menyedihkan terkait dengan foto itu.

Polwan cantik menyusui bayi yang dibuang. (DailyMail)

Polwan cantik menyusui bayi yang dibuang. (DailyMail)

Dikisahkan oleh DailyMail bahwa peristiwa itu berawal saat seorang bayi perempuan baru lahir yang dibuang di semak-semak diselamatkan oleh seorang polisi wanita dari musibah mati kelaparan. Polwan itu menyusui bayi malang itu dengan cepat memberikan ASI (Air Susu Ibu)-nya sembari mereka menunggu paramedis datang.

Loading...

Polwan itu diketahui bernama Luisa Fernanda Urrea, seorang perwira polisi di La Marina, Kolombia. Semula ia mendapat laporan dari warga yang menemukan seorang bayi baru lahir yang menangis di semak-semak.

Petugas medis mengatakan, tanpa dukungan sang polwan, bayi yang baru berusia beberapa jam itu mungkin akan mati kelaparan dan mengalami hipotermia.

“Saya seorang ibu baru dan saya memiliki susu, saya tahun apa yang dibutuhkan mahkluk kecil malang ini,”kata Luisa Fernanda Urrea.

“Saya pikir setiap wanita akan melakukan hal yang sama jika berada pada situasi yang sama dengan saya,” ungkapnya.

Edinora Jimenez (59), warga yang menemukan bayi itu, mengatakan sedang mengumpulkan jerk ketika ia dengar suara tangisan. “Saya pikir itu adalah kucing sampai aku melihat lebih dekat dan melihat bahwa itu adalah bayi perempuan.”

Dan menurut wishingbaby.com, ASI eksklusif adalah sumber paling efektif untuk mencegah kematian anak namun hanya kurang dari 40 persen bayi di bawah 6 bulan menerima manfaat pemberian ASI. Bayi di bawah usia 2 bulan yang tidak disusui adalah enam kali lebih mungkin untuk meninggal akibat diare atau infeksi saluran pernapasan akut daripada mereka yang disusui,  Sekitar 1,3 juta kematian dapat dicegah setiap tahun ketika pemberian ASI ekslusif meningkat menjadi 90 persen. Berikut ini penjelasan selanjutnya tentang manfaat ASI.

Melindungi terhadap penyakit, ASI  kolostrum mengandung agen anti bakteri dan anti virus mempunyai komposisi vitamin A yang tinggi yang melindungi bayi terhadap penyakit.

Mempercepat pemulihan anak yang sakit,  ASI berguna selama diare untuk mengurangi tingkat keparahan dan lamanya diare dan resiko kekurangan gizi, karena ASI merupakan sumber makanan yang higienis dengan komposisi yang sempurna dari energi, protein, lemak, vitamin  dan nutrisi lain untuk bayi dalam enam bulan pertama. ASI adalah satu-satunya sumber yang aman dan dapat diandalkan makanan untuk bayi bhakan sewaktu dia sakit.

Memenuhi semua kebutuhan air. ASI mengandung 88% air  Studi menunjukkan bahwa anak yang menkonsumsi ASI ekslusif di bawah 6 bulan tidak membutuhkan cairan tambahan, bahkan di negara-negara dengan suhu yang sangat tinggi dan kelembaban rendah.

Mengoptimalkan perkembangan fisik dan mental anak. Bayi yang diberi ASI menunjukkan perkembangan yang lebih baik dengan IQ yang lebih tinggi dari pada anak-anak yang tidak diberi ASI eksklusif . Nutrisi kunci yang sangat penting untuk kesehatan, pertumbuhan dan perkembangan anak.

Beberapa penelitian mengatakan bahwa anak yang diberikan ASI akan lebih cenderung mengurangi kemungkinan obesitas, pemberian susu formula 20 -30 persen akan memungkinkan anak akan lebih gemuk.

Rata-rata bayi yang diberikan ASI akan memiliki tekanan darah tinggi yang lebih rendah, ini akan membantu bayi terhindar dari penyakit jantung juga.

Komandan polisi setempat Javier Martin menceritakan kondisi bayi yang baru lahir itu masih memiliki bagian dari tali pusar yang terpasang.

“Bayi perempuan itu memiliki beberapa luka dan menderita hipotermia. Namun, dia diperlakukan dengan cepat dan sekarang dalam kesehatan yang baik,” kata Javier.

Kini, bayi itu menjalani perawatan di Lembaga Kesejahteraan Keluarga Kolombia.

Polisi sedang memburu ibu kandung bayi, yang menghadapi tuduhan pasal pembunuhan.

Loading...
loading...