Kisah film Supernova dari penulis bukunya

Dewi Lestari, penulis Supernova yang difilmkan. (Google Image)

Film Supernova telah dirilis. Film ini merupakan adaptasi dari karya sastra Dewi Lestari alias Dee. Ternyata bukan hal yang mudah bagi Dee dalam melepas buku debutnya bertajuk SUPERNOVA: KSATRIA, PUTRI DAN BINTANG JATUH menjadi sebuah film layar lebar.

Diberitakan Kapanlagi.com, Dee butuh waktu enam tahun lamanya bagi Sunil Soraya untuk menunggu kata ‘iya’ keluar dari pelantun tembang Malaikat Juga Tahu ini.

Awalnya Dee memang menolak tawaran adaptasi film karena ingin semua seri SUPERNOVA yang ditulisnya selesai semua. Namun pada 2012 silam, setelah bertemu lagi dengan Sunil, Dee pun siap dan mempercayakan segala prosesnya pada produser bertangan dingin ini.

Loading...

“Sunil sudah pernah bicara ide film ini enam tahun lalu. Cuma saya merasa timing-nya belum pas dan SUPERNOVA waktu itu masih sampai buku ketiga,” ungkap Dee saat jumpa pers di Plaza Senayan XXI, Sabtu malam (6/12). Namun, setelah enam tahun berselang, penulis handal ini pun memiliki sebuah pemikiran yang lain lagi.

“Selama enam tahun berjalan ada perubahan cara saya berpikir, sama seperti saya mengkonsep buku SUPERNOVA. Ketika Sunil ketemu saya di 2012, akhirnya saya mau menerima tawaran itu,” terangnya.

Dewi pun merasa senang setelah 13 tahun bergulir sejak buku terbit, SUPERNOVA akhirnya bertransformasi menjadi film. Hal itu didukung oleh rasa saling percaya antara ia dan produser Soraya Intercine Films.

Menurut Dee, ia akhirnya mengizinkan adaptasi ini dikarenakan feeling, dan dari situ semua bergulir hingga saat ini. “Ini jadi pertama kali bagi saya melihat SUPERNOVA jadi film setelah 13 tahun yang lalu,” imbuhnya seraya tersenyum.

SUPERNOVA: KSATRIA, PUTRI & BINTANG JATUH sendiri disutradarai oleh Rizal Mantovani. Film yang akan rilis di bioskop mulai 11 Desember tersebut, turut dibintangi oleh Raline Shah, Herjunot Ali, Fedi Nuril, Paula Verhoeven, Hamish Daud serta Arifin Putra.

Loading...
loading...