Kisah Mahabharata saat Krisna menjebak si penjebak Abimanyu

pemain Krisna Mahabharata ganteng. (Bonjovi.com)

Kisah Mahabharata terakhir yang saya tonton di ANTV kemarin, Kamis 27 November 2014 bercerita demikian. Cerita ini masih berkutat di pertempuran Pandawa dan Kurawa di perang Baratayudha. Pandawa masih mendendam kepada Kurawa usai kematian Abimanyu.

Setelah diusut, ternyata Raja Sindu, atau Jayadratalah yang menjebak Abimanyu sehingga membuat anak sulung Arjuna itu tewas. Namun sayang, sesuai perjanjian perang, setelah matahari terbenam, Arjuna tak bisa membunuh Jayadrata.

Memang seperti yang dberitakan Vivanews.co.id, Arjuna pun menantang Jayadrata bertempur esok harinya di medan perang. Namun, dasar memiliki sifat licik, Jayadrata memberikan syarat kepada Arjuna, boleh membunuhnya sebelum sampai matahari terbenam. Arjuna pun bersumpah akan membunuh Jayadrata.

Tiba saat hari pembalasannya, Arjuna pun mencari Jayadrata, namun Arjuna diserang sekutu Kurawa, guru Drona, Aswatama, dan Karna. Arjuna pun menunggu Jayadrata.

Loading...

Namun, Jayadrata bersembunyi dari perlindungan Duryodhana. Krisna yang mengetahui kelicikan Kurawa, langsung menutup matahari dengan kesaktiannya, agar Jayadrata keluar.

Benar terjadi, matahari pun tak terlihat. Jayadrata yang mengira telah habis waktunya Arjuna untuk membunuhnya, memunculkan diri di medan perang.

Namun, saat Jayadrata berada tepat di depan Arjuna, Krisna pun memperlihatkan mataharinya kembali. Tanpa pikir panjang Arjuna langsung melesatkan anak panahnya ke leher Jayadrata.

Jayadrata langsung tewas. Arjuna pun bersumpah akan membunuh sisa-sisa Kurawa.

Loading...
loading...