Korban tewas karena dikira intel, meninggalkan istri dan 2 anak

Rusuh di manahan. (Merdeka.com)

Pertandingan Persis Solo Vs Martapura FC, di Stadion Manahan Solo, Rabu 22 Oktober 2014 sore kisuh danmawut karena sejumlah suporter ngamuk. Seorang supoter loyal kepada Persis Solo, dikabarkan tewas.

Kabar yang beredar dari berbagai pembicaraan, korban bernama Joko Rianto (36) warga Ngaliyan RT 07 /RW 02 Pelem, Simo, Boyolali. Identitas korban diketahui setelah salah seorang tetangganya bernama Andi mengetahui foto yang beredar di media sosial. Mengetahui itu, Andi pun langsung mengabarkan informasi tersebut ke pihak keluarga.

Kakak sepupu korban, Kriswanto mengaku kaget setelah mengetahui jenazah yang tergeletak lemah tersebut merupakan adik sepupunya. ”Iya itu sepupu saya,” ucapnya diliputi perasaan sedih seperti dilansir dari Portal Informasi Solo TimloNet, Rabu (22/10) tadi malam.

Loading...

Dalam keseharian, kata Kriswanto, sepupunya memiliki usaha jaga rental play station di rumah. Korban sudah berkeluarga dikaruniai dua anak. ”Anaknya masih SMK dan SD,” ujarnya kepada wartawan tampan Achmad Khalik.

Sementara itu, Agus yang merupakan tetangga dekat korban mengungkapkan Joko Rianto merupakan pendukung setia Persis Solo. Setiap ada pertandingan Persis selalu menonton. Korban memang diketahui tak pernah membawa dompet saat menyaksikkan pertandingan bola.

“Saya tahu tadi sore tiba-tiba istrinya rubuh di hadapan saya, bilang suaminya (Joko Rianto –Red) tewas tertembak,” kata Agus.

Namun versi lain menyebutkan, Joko tewas karena dikeroyok lantaran diduga seorang intel. “Tadi ada informasi seorang warga dikeroyok dikira intel tapi ternyata juga suporter. Informasi
meninggal di RS Panti Waluyo,” ujarnya Kapolresta Solo Kombes Pol Iriansyah seperti diberitakan Tribun Jateng.

Terheboh :

Bentrok di Manahan 22 Oktober 2014, seorang anak diselamatkan ayahnya

Video suporter rusuh di Manahan Solo 22 Oktober 2014, 1 tewas

Kaca mobilnya dipecah suporter di Manahan, Shela nangis gero-gero lalu semaput

 

Loading...
loading...