Kronologi pembunuhan Yulita Wulandari di Hotel Setia Kawan, lengkap!!

Pembunuhan terjadi di Hotel Setia Kawan, Jalan Tarakan Kelurahan Kestalan, Banjarsari, Solo pada Senin 4 Mei 2015 tengah malam lalu. Korban bernama Yulita Wulandari yang ternyata adalah kekasihnya sendiri. Inilah kronologi lengkap pembunuhan tersebut.

Adapun kronologi yang dikutip dari Merdeka.com begini bunyinya, Yulita Wulandari berkenalan dengan Nanang Aryanto (21) kekasihnya melalui Facebook. Baru 2 minggu berkenalan mereka sudah menyatakan jadian alias pacaran.

Keduanya lantas kopdar alias kopi darat alias menggelar pertemuan di Solo. Nanang yang warga Grobogan datang ke Solo dengan menumpang sebuah bus menuju Terminal Tirtodadi Solo. Di sana Yulita telah siap menjemput sang arjuna untuk berkeliling kota Bengawan.

Loading...

Keduanya pun mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter warna hijau milik Yulita, berkeliling kota hingga lelah alias dhiengkek en alias boyok’en, senut-senut rasanya. Karena lelah berkeliling kota itulah keduanya mencari tempat beristirahat untuk semendhe atau nyendhekke boyok yang serasa semplok.

Di sekitar Stasiun Solo Balapan, mereka pun bertanya, hotel mana yang bisa disinggahi. Hingga akhirnya mereka singgah dan memadu kasih alias indehoi sambil guling-gulingan dan jaran-jaranan di Hotel Setia Kawan, kamar nomor 1.

“Usai memadu kasih, Yulita menerima telepon dari seorang lelaki lain. Saat menerima telepon tersebut, Yulita terlihat mesra. Darah muda Nanang pun terbakar api cinta, dan meminta melihat handphone Yulita. Setelah itu percekcokan pun terjadi,” ujar Kasubag Humas Polresta Solo, AKP Sis Raniwati, saat gelar perkara, Rabu (6/5) di Mapolresta.

Usai percekcokan mulut tersebut, lanjut Sis, sebenarnya pihak hotel dan warga sempat melerai. Namun karena Nanang berdalih itu urusan rumah tangga, maka warga pun tak bisa berbuat banyak. Tak lama kemudian Nanang keluar kamar hotel dan melarikan diri. Saat dilihat di kamar, Yulita sudah meninggal dengan belasan tusukan pisau lipat.

“Perbuatan tersangka dilatarbelakangi rasa cemburu dengan korban. Karena korban mempunyai pacar lagi. Dengan alasan akan diberikan surprise korban diminta menutup mata. Namun bukan hadiah yang diterima, melainkan pada hitungan ke tujuh korban ditusuk berkali-kali. Kemudian leher korban diikat dengan sprei hingga tewas,” jelas Sis Raniwati.

Sementara itu kepada wartawan Nanang mengakui mengenal korban melalui aku Facebook. Dalam media sosial tersebut dia menggunakan nama Ome Rehan, sementara kekasihnya tetap menggunakan nama yang sama Yulita Wulandari.

“Saya baru kenal dia dua minggu lalu. Saya cemburu dia punya kekasih lain,” pungkasnya singkat.

Loading...
loading...