Kumpulan berita lengkap kasus mutilasi Mayang Prasetyo

Mayang Prasetyo. (Facebook.com)

Berita paling menjadi sorotan pada Minggu ini adalah kisah tragis dan sadis yang dialami salah satu Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Mayang Prasetyo yang tinggal di Brisbane, Australia. Transgender yang juga warga Bali ini tewas di tangan sang suami, Marcus Peter Volke.


Marcus memutilasi dan memasak potongan tubuh Mayang. Setelah memutilasi dan hendak memasak, Marcus tewas di beberapa ratus meter dari apartemennya.

Terungkapnya pembunuhan sadis ini setelah kepolisian lokal Brisbane mendapatkan laporan dari beberapa warga di kawasan apartemen Teneriffe, Queensland. Semenjak Kamis (2/10) pekan lalu, para tetangga melaporkan kepada kepolisian bahwa mereka mencium bau busuk tidak sedap dari apartemen yang ditinggali Mayang bersama sang suami, Marcus.

Diberitakan Kapanlagi yang mengutip DailyMail, setelah mendapatkan laporan, pihak polisi langsung mendatangi apartemen Marcus pada Sabtu (4/10). Saat tiba di sana, mereka melihat pemandangan yang mengerikan.

Loading...

Ketika memasuki apartemen yang didiami oleh Mayang dan Marcus, pihak kepolisian tidak menemukan dua orang penghuni tempat tersebut. Apa yang dilihat polisi ialah beberapa bagian tubuh dalam kondisi potongan-potongan di tempat tersebut. Polisi pun menyadari bahwa potongan mayat itu adalah milik Mayang Prasetyo.

Yang membuat mereka semakin terhenyak dan tak percaya adalah ada beberapa potongan tubuh Mayang tengah dimasak dan direbus dalam panci yang sedang dipanaskan di atas kompor. Polisi menduga jika tersangka memasak potongan tubuh Mayang. Sementara itu sisa tubuh lainnya ditemukan di tempat sampah di luar apartemen Marcus.

Seakan menjadi saksi bisu, apartemen yang biasanya menjadi tempat tinggal Mayang dan Marcus kini menjadi begitu mencekam. Tak hanya potongan tubuh, apartemen yang itu juga dipenuhi bercak-bercak darah Mayang.

Dugaan pihak polisi pun menyebutkan jika Mayang menjadi korban pembunuhan dan mutilasi. Kecurigaan mengerucut pada sosok Marcus yang tidak ditemukan di apartemen. Apalagi mayat ditemukan dalam kondisi dimutilasi dan dimasak membuat polisi menduga bahwa Marcus, sang gigolo yang mengaku jadi koki kapal pesiar itulah yang membunuhnya.

Dengan seluruh dugaan mengarah pada sosok Marcus Peter Volke sebagai pelaku pembunuh Mayang Prasetyo yang sangat brutal ini, kepolisian pun mencari dirinya. Namun ketika mengetahui apartemennya didatangi oleh polisi, Marcus langsung kabur melarikan diri melewati gerbang belakang dan sempat bersembunyi di belakang gerobak sampah. Hanya saja, pelariannya justru berakhir ke dunia lain.

Karena saat dikejar dan ditemukan, pria berusia 28 tahun itu ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di sebuah tempat sampah besar dekat apartemen TKP. Marcus tewas dengan cara menggorok lehernya sendiri sehingga kasus pembunuhan Mayang menjadi semakin kabur.

Kematian pria bernama asli Febri Andiansyah itu akhirnya sampai ke Indonesia. Keluarganya tak menyangka jika Mayang tewas dalam kondisi setragis itu.

Ibunda Mayang, Nining Sukarni yang merupakan warga Lampung mengaku sangat terpukul atas kematian putra sulungnya itu. Nining mengakui bahwa dia terakhir kali berkomunikasi dengan Mayang pada akhir September lalu saat transgender seksi itu berkata tak betah tinggal di Australia dan ingin kembali ke Bali.

Kehebohan tewasnya Mayang yang sangat sadis dan brutal ini pun menjadi pembicaraan luas media sampai di luar negeri. Karena diberitakan dengan luas, fakta-fakta lain pun terbongkar dari sosok Mayang. Di mana beberapa media luar negeri menyebut jika Mayang adalah sosok Shemale/Ladyboy yang malah meraih kecaman dari banyak pihak.

Dimana penyebutan ladyboy kepada Mayang malah merendahkan sosok transgender. Bahkan media-media di Australia sampai digugat untuk segera meminta maaf pada penggunaan kata Ladyboy.

Mayang dan Marcus diketahui sudah menikah pada tahun 2013 silam. Mereka lalu pindah ke Brisbane dan tinggal selama tiga bulan di apartemen Ternerrife. Hidup mereka berdua pun bisa disebut harmonis. Kini dengan Mayang telah tewas dimutilasi dan direbus serta tersangka Marcus juga menggorok leher bunuh diri, kasus ini pun sepertinya bakal susah terungkap.

Loading...
loading...