Kumpulan DP Valentine paling seksi sedunia

Hingga sekarang perayaan Valentine atau Hari Kasih Sayang masih diperingati di beberapa negara, termasuk di negara-negara timur. Meskipun bukan budaya asli, momen ini sering dilewatkan dengan acara romantis-romantisan. Maka tidaklah mengherankan jika masih juga terjadi kontroversi. Banyak yang melakukan perang gambar untuk memerangi merebaknya ucapan selamat Hari Valentine melalui DP Valentine versi penolakan (Baca: Kumpulan DP tolak Valentine paling lengkap dan terbaru).

Menurut Wikipedia, Hari Valentine kemungkinan diimpor oleh Amerika Utara dari Britania Raya, negara yang mengkolonisasi daerah tersebut. Di Amerika Serikat kartu Valentine pertama yang diproduksi secara massal dicetak setelah tahun 1847 oleh Esther A. Howland (1828 – 1904) dari Worcester, Massachusetts. Ayahnya memiliki sebuah toko buku dan toko peralatan kantor yang besar dan ia mendapat ilham untuk memproduksi kartu dari sebuah kartu Valentine Inggris yang ia terima. (Semenjak tahun 2001, The Greeting Card Association setiap tahun mengeluarkan penghargaan “Esther Howland Award for a Greeting Card Visionary”.)

Di Jepang, Hari Valentine sudah muncul berkat marketing besar-besaran, sebagai hari di mana para wanita memberi para pria yang mereka senangi permen cokelat. Namun hal ini tidaklah dilakukan secara sukarela melainkan menjadi sebuah kewajiban, terutama bagi mereka yang bekerja di kantor-kantor. Mereka memberi cokelat kepada para teman kerja pria mereka, kadangkala dengan biaya besar. Cokelat ini disebut sebagai Giri-choko, dari kata giri (kewajiban) dan choco (cokelat). Lalu berkat usaha marketing lebih lanjut, sebuah hari balasan, disebut “Hari Putih”(White Day) muncul. Pada hari ini (14 Maret), pria yang sudah mendapat cokelat pada hari Valentine diharapkan memberi sesuatu kembali.

Di Taiwan, sebagai tambahan dari Hari Valentine dan Hari Putih, masih ada satu hari raya lainnya yang mirip dengan kedua hari raya ini ditilik dari fungsinya. Namanya adalah “Hari Raya Anak Perempuan” (Qi Xi). Hari ini diadakan pada hari ke-7, bulan ke-7 menurut tarikh kalender kamariyah Tionghoa.

Cokelat dan Valentine’s Day

Biasanya orang-orang akan saling memberikan cokelat sebagai tanda cinta dan kasih sayang mereka kepada orang lain. Mengapa cokelat? kenapa tidak uang saja? Kenapa tidak memberi pakaian pantas pakai? Kenapa bukan tempe, tahu atau pisang goreng saat memberikan kado spesial buat mengungkapkan kasih sayang kepada seseorang?

Memang sebenarnya tidak ada satu hal pun yang istimewa dari cokelat. Sejak dulu cokelat telah menjadi lambang dari rayuan. Penampilan Jean Harlow di tahun 1933 pada film Dinner at Eight telah membuat cokelat mendapatkan citra sebagai barang yang eksklusif.

Menurut Liputan6.com yang mengutip smithsonianmag.com, Rabu (10/2/2016), ternyata cokelat memang mempunyai sejarah sebagai makanan cinta. Keinginan kuat terhadap cokelat berakar dari sejarah Mesoamerican. Pada masa itu, cokelat adalah sebuah barang yang mahal, mewah, dan hanya diperuntukkan bagi suku elit kelas atas Maya dan Aztec, yang diketahui mereka menikmatinya dengan minuman campuran antara biji kakao dengan tepung maizena, vanila, madu, dan cabai. Biji kakao adalah komoditas berharga seperti emas, bahkan digunakan untuk membayar pajak yang dipungut oleh penguasa Aztec.

Kenikmatan cokelat pada 1600-an, telah menyebar ke seluruh Eropa. Di London, rumah-rumah cokelat mulai menyaingi rumah-rumah kopi sebagai tempat arisan. Ada satu toko dibuka di jalan Gracechurch pada tahun 1657 yang mengiklankan cokelat sebagai “minuman orang Indian barat yang dapat menyembuhkan dan melindungi tubuh dari berbagai penyakit.”

Di Perancis, Madame de Sevigne menuliskan tentang besarnya konsumsi cokelat di seluruh pengadilan Versailles pada tahun 1671, di mana Louis IV meminumnya setiap hari dan Madame du Barry mengakui bahwa ia menggunakan cokelat untuk merangsang kekasihnya.

Ketika Marie Antoinette menikah dengan Louis XVI pada tahun 1770, ia membawa pembuat cokelat pribadinya ke Versailles. Pembuat cokelat pribadi milik sang ratu ini membuat semacam resep cokelat dicampur dengan bunga anggrek untuk kekuatan, cokelat dengan jeruk untuk menenangkan saraf, dan cokelat dengan susu almond manis untuk membantu pencernaan.

Hubungan antara cokelat dengan hari Valentine ada contoh utama bahwa cokelat tidak hanya sebagai bentuk penghargaan, namun ia juga menunjukkan dua elemen esensial dari beberapa peradaban sebelumnya, yaitu bangkitnya cokelat sebagai makanan populer, dan perayaan hari Valentine sebagai hari libur.

Hari Valentine yang sebenarnya ditujukkan untuk menghormati martir Khatolik bernama Valentine. Sayangnya itu bergeser menjadi romantisme sejak terbitnya puisi Chaucer pada tahun 1382, berjudul Parlement of Foules. Di dalam puisinya, Chaucer menjelaskan sifat natural cinta ketika mereka keluar mencari pasangannya pada “seynt Voantynes day.”

Dalam beberapa abad berikutnya, hari Valentine semakin populer sebagai hari libur musim semi. Lagu, puisi, bunga mawar dirayakan dengan hati penuh cinta, walaupun permen belum terlalu terlihat, karena gula masih termasuk komoditas berharga di Eropa.

Seiring Victoria menjadi ratu pada tahun 1837, teknologi telah siap mengubah hari Valentine menjadi tambang emas komersial. Victoria senang sekali menunjukkan perasaannya melalui pemberian kartu dan hadiah, walaupun sebenarnya Valentine adalah tentang mendapatkan kebahagiaan.

Komersialisasi selalu tak bisa dihindari ketikasuatu hari diperingati, dirayakan, bahkan disucikan, termasuk momen valentine. Nah, berikut ini gambar gambar atau foto atau DP terlengkap tema Valentine tapi yang lain dari yang lain, yakni kumpulan DP Valentine alias DP BBM tema Valentine bergambar wanita seksi nan aduhai yang dikutip dari berbagai sumber paling mintilihir dan terpercaya:

Dp Valentne 1 DP Valentine 2 Dp Valentine 3 Dp Valentine 4 Dp Valentine 5 DP Valentine 6 DP Valentine 7 Dp Valentine 8 DP Valentine 9 Dp Valentine 10

loading...