Mahasiswa IAIN di Aceh diajak belajar di gereja

Calon mahasiswa IAIN Sunan Ampel. (Tribunnews.com)

Sejumlah mahasiswa Institut Agama Islam (IAIN) Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh, diajak berkunjung ke gereja di kota Serambi Mekkah. Tujuannya adalah mengetahui pandangan relasi laki-laki dengan perempuan dalam agama Kristen. Mereka diajak oleh Rosnida Sari,dosen kampus tersebut.

“Niat untuk membawa mahasiswa ini karena saat berada di Adelaide, Australia, saya banyak berteman dengan teman lokal,” kata Rosnida seperti dikutip Tribunnews.com dari laman Australiaplus.com, Senin, 5 Januari 2015.

Rosnida merupakan alumnnus Flinders University, Australia Selatan. Ia sempat tinggal bersama penduduk lokal Flagstaff Hill selama tiga bulan. Dia sering memenuhi undangan pesta barbeque dan piknik, bahkan ikut dalam kegiatan gereja-gereja di sana.

Loading...

Contoh kegiatan gereja yang diikuti Rosnida antara lain bergabung dengan klub rajut dan ikut dalam penggalangan dana. Saat teman-teman Rosnida mengetahui bahwa ia beragama Islam, mereka ingin diajak berkunjung ke masjid. Namun keinginan itu tidak pernah terpenuhi.

Saat kembali ke Indonesia, Rosnida melobi salah satu temannya yang seorang pendeta supaya diizinkan membawa mahasiswanya ke gereja. Tujuannya adalah mereka bisa menghilangkan prasangka yang dibentuk oleh media atau dari perbincangan orang lain.

“Dengan mendengar langsung dari Pak Pendeta, pemeluk agama Kristen, saya harap para mahasiswa ini bisa bertanya langsung sehingga memahami hal-hal yang berkaitan dengan agama Nabi Isa ini,” ujar Rosnida dalam surat terbuka.

Loading...
loading...