Mahasiswa UNS tersesat di Gunung Merapi

gunung merapi. (Merdeka.com)

Dua pendaki yang melakukan pendakian melalui Dukuh Plalangan Desa Lencoh Selo Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, tersesat di puncak Gunung Merapi, Minggu 14 Desember 2014. Selain dua tersesat, tiga pendaki lainnya sedang proses dievakuasi karena sakit.

Menurut anggota SAR Barameru Lencoh, Samsuri, dua pendaki yang dilaporkan tersesat yakni Kunto Bagus Satrio (21) seorang mahasiswa dari Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo dan Leo (21) warga asal Magelang Jawa Tengah.

“Tim SAR hingga kini masih dalam proses pencarian dua pendaki itu, sedangkan tiga pendaki lainnya sakit sedang proses evakuasi ke bawah,” kata Samsuri yang juga petugas Pos Pendakian Dukuh Plalangan, seperti dilansir Antara yang diberitakan Merdeka.com.

Loading...

Samsuri menjelaskan, ketiga pendaki sebelumnya dilaporkan kondisi sakit, tetapi kini mereka sudah di Pos II pendakian, dan Tim SAR sedang proses evakuasi ke bawah. Namun, kedua temannya yang diduga tersesat saat perjalanan turun dari puncak tersebut dan hingga kini belum diketahui posisinya. Tim SAR kini masih melakukan pencarian.

Menurut Samsuri, kelima pendaki tersebut satu kelompok dan berangkat melakukan pendakian ke puncak Merapi melalui Pos Plalangan Lencoh, pada Sabtu (13/12) malam. Samsuri mengatakan, jumlah pendaki ke puncak Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Provinsi Jateng dan DI Yogyakarta itu, pada Sabtu (13/12) mencapai sekitar 300 orang.

“Tim SAR sedang evakuasi ketiga pendaki yang sakit di Pos II. Rombongan kemungkinan sampai bawah Minggu malam,” katanya.

Menurut Komandan SAR Boyolali Kurniawan Fajar Prasetyo, pihaknya telah menyiapkan anggotanya untuk proses evakuasi dan pencarian pendaki yang tersesat tersebut.

Loading...
loading...