Meme Rossi tendang Marquez, jangan buru-buru menghakimi ya!

Berlangsung sungguh, sangat, amat supersengit. Begitulah suasana dalam MOTO GP Sepang, Malaysia, Minggu (25/10) kemarin. Bahkan boleh jadi seri Moto GP terpanas mongah-mongah pada tahun 2015 ini. Lha bagaimana tidak to? Karena di event ini terjadi insiden jatuhnya Marc Marquez di lap 20 yang diduga karena ulah Valentino Rossi. Menurut tafsiran dan berita yang beredar, Marque dijegal alias digajul alias ditendang Rossi.

Menurut info dari beberapa media, kejadian itu bermula saat Marquez mencoba kembali menyalip dari sisi luar, Rossi seakan tampak mencoba menutup, dua pembalap akhirnya bersenggolan dan seakan-akan kaki kiri Rossi sedikit bereaksi usai terkena motor Marquez. Rossi seakan-akan mendorong Marquez.

Atas kejadian tersebut, Race Direction pun menjatuhkan hukuman kepada Rossi. Yakni penalti tiga poin dan start terakhir di MotoGP Valencia, 8 November nanti.

Loading...

Tak sampai di situ, beberapa saat setelah insiden yang panas itu, meme SepangClash pun bermunculan di media sosial. Beberapa meme itu pun tampak lucu menggambarkan perseteruan antara Rossi dan Marquez.

Nah, ini dia meme-meme Rossi tendang Marquez yang dikutip dari beberapa sumber terpercaya:

rossi jegal marquez ngakak meme lucu rossi jegal marquez jadi meme rossi jegal marquez misuh misuh rossi jegal marquez rossi jegal marquez kenthir

 

Perseteruan ini menurut JPNN sebenarnya sudah dibawa dari Phillip Island, Australia, tempat seri ke-16 digeber. Di Negeri Kanguru, Rossi terang-terangan mengeluh dengan gaya Marquez. Pembalap yang tak bisa dibantah merupakan sosok yang sudah matang dan lebih sabar dari tahun ke tahun itu, menilai Marquez berusaha membantu Lorenzo juara.

Rossi tak asal bunyi. The Doctor membawa catatan lap time Marquez yang membuktikan bahwa Bayi Alien itu sejatinya bisa lebih cepat ketimbang sibuk memperlambat gerak Rossi. Marquez membantah.

Di Negeri Jiran Malaysia, Rossi bahkan disebut-sebut sudah memohon kepada Marquez untuk mengurus urusannya sendiri. Tidak terlibat dalam persaingan ketat dia dan Lorenzo. Namun apa yang terjadi? Dua rider yang sesungguhnya sama-sama berkarakter agresif itu benar-benar terlibat pertarungan head to head di Sepang.

Sejak lap 4 hingga ketujuh, Rossi dan Marquez langsung merebut perhatian dunia. Dani Pedrosa aman di depan. Jorge Lorenzo pun melesat mendekati Pedrosa, setelah lepas dari Rossi dan Marquez.

Dalam tayangan live, tampak jelas Rossi Vs Marquez benar-benar seru. Saat Rossi menyalip, Marquez membalas. Namun tampak jelas juga, berkali-kali Rossi seperti memberi sinyal agar Marquez silakan saja melesat atau tinggal.

“Di setiap pengereman dia menyalip saya, memperlambat banyak sudut. Saya lihat dia tidak berusaha membuka throttle pada trek lurus,” kata Rossi di laman Crash, setelah hukuman race director turun, mengebiri dia agar start paling belakang di MotoGP Valencia.

Puncaknya akhirnya terjadi di lap ketujuh (dari 20 lap balapan). Marquez jatuh karena bersenggolan dengan Rossi, saat posisi Marquez di sebelah luar.

“Saya tidak ingin membuat Marquez celaka dan saya tidak menendang dia. Jika Anda melihat gambar, seperti yang saya lakukan di Race Direction, frame by frame harus dilihat dari helikopter. Saya ingin pergi ke dia, memperlambat dan membuatnya kehilangan waktu. Karena itu adalah satu-satunya hal yang dapat saya lakukan melawan cara-cara dia. Ketika saya melambat, memotong garisnya, kami bersentuhan. Dia menyentuh saya dengan setang di kaki kiri saya dan itu alasan bahwa ia jatuh,” kata Rossi.

Rossi mengaku kecewa dengan tiga poin penalti yang berarti start paling belakang di MotoGP seri terakhir. “Jika saya ingin menendangnya, saya bisa menendangnya 20-30 meter sebelum kami sudah begitu dekat. Dia hanya menyentuh kaki saya dengan setang dan ia jatuh. Jadi saya sangat kecewa untuk tiga poin penalti,” tandas Rossi.

Ditanya tentang mengapa ia sering memandang ke Marquez seakan-akan mengatakan sesuatu, Rossi menjawab:

“Saya melihat Marquez lima atau enam kali. Saya melihat dia dan mengatakan ‘apa yang Anda f ***ing lakukan? Mengapa Anda melakukan ini?” jelas Rossi.

Loading...
loading...