Motornya ‘nyipok’ pohon, Sarwin meninggal dunia

kecelakaan. (Republika)

Ngebut benjut bahaya maut. Pesan di setiap rambu-rambu swadaya masyarakat itu jangan disepelekan. Karena terbukti, sebagian besar korban kecelakaan adalah pengendara yang menjalankan kendaraannya dengan kecepatan tinggi.

Diberitakan, seorang pengendara motor bernama Sarwin tewas setelah lehernya patah akibat terjatuh dari motor dan menabrak pohon. Nyawa warga Kelurahan Bontang Lestari itu tak dapat diselamatkan lagi, meski sudah dilarikan ke RSUD Taman Husada Bontang.

Kejadiannya, saat itu pemuda tampan berusia 20 tahun yang menunggangi Yamaha Jupiter KT 6922 MN melaju dari arah kota hendak pulang ke rumahnya di Jalan Adipura. Saat kejadian, korban berboncengan dengan temannya bernama Marwandi. Diduga korban melaju dengan kecepatan tinggi di Jalan Soekarno Hatta.

Loading...

Saat melintas di depan pipeline pertama, dengan kondisi jalan menikung, korban tak mampu mengendalikan kendaraan. “Kuda besi” Sarwin oleng dan membentur median jalan tengah. Sarwin, Marwandi, dan motornya teseret sekitar 20 meter. Nahas bagi Sarwin yang justru terpental dan menghantam pohon palem. Marwandi hanya mengalami luka lecet di bibir.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian wajah dan patah tulang leher, sebelum akhirnya tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Korban pun dilarikan ke RSUD Bontang untuk mendapatkan perawatan. Sementara, motor maut yang dikendarai korban langsung diamankan ke Mapolres Bontang.

Kapolres Bontang AKBP Heri Sasangka, melalui Kasat Lantas AKP Lalu Guruh Prawira Negara mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. Korps Bhayangkara itu juga tengah melakukan olah TKP untuk mengetahui secara pasti kronologis kejadian itu.

“Kasusnya sedang kami selidiki. Dugaan kami, laka (kecelakaan) itu akibat out off control. Pengendara motor tewas, sementara penumpangnya selamat dan mengalami luka lecet di bibir. Kami masih akan melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap saksi kunci, yakni penumpang motor,” katanya seperti diberitakan Samarinda Pos.

Loading...
loading...