Navi Ari Cahyani ditendang jago keroyokan

Aksi beraninya cuma main keroyokan dilakukan sekelompok remaja bermotor terjadi di Kota Semarang. Seorang siswi SMK bernama Navi Ari Cahyani menjadi korbannya. Siswi kelas XI Jurusan Teknik Gambar Bangunan (TGB) SMK N5 Semarang ini meninggal setelah sempat kritis akibat terjatuh dari motornya yang ditendang yang jagonya keroyokan itu.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Kokrosono, Kecamatan Semarang Utara pada hari Sabtu 11 April 2015 lalu sekira pukul 13.00 WIB. Saat itu Navi Air Cahyani berboncengan motor temannya Evan Ghozali, siswa SMK 17 Agustus 1945.

Tiba-tiba saat berboncengan dengan Honda Supra bernopol H 3902 W tersebut, mereka dipepet empat remaja pria yang juga mengendarai motor dari arah kanan dan langsung menendang hingga dua korban terjungkal dari motornya.

Navi yang terkapar di jalan itu berusaha dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang dan dirawat intensif di IGD. Navi seperti diberitakan Detik.com,  ternyata mengalami gegar otak parah. Meski sempat bertahan beberapa jam, Navi menghembuskan nafas terakhir hari Senin 13 April 2015 dini hari kemarin.

Peristiwa itu dilaporkan ke SPKT Polrestabes Semarang dan Polsek Semarang Utara. Kapolsek Semarang Utara, Kompol M Ridwan mengatakan pihak Evan melaporkan hal itu ke Polsek Semarang Utara dan kini motor miliknya jadi barang bukti.

Loading...

Pihak kepolisian juga memeriksa saksi-saksi dan melakukan penyelidikan. “Ini masih dalam penyelidikan. Kami berusaha meminta keterangan saksi,” kata Ridwan, Selasa 14 April 2015.

Polisi dan pihak keluarga belum tahu pelaku dan motif perbuatan mereka yang tiba-tiba menendang motor korban. Ibu korban, Sri Mulyani (45) hanya tahu cerita dari Evan kalau tiba-tiba pelaku menendang.

“Saya hanya dapat cerita dari Evan tiba-tiba ditendang. Penyebabnya apa tidak tahu,” kata Sri di Mapolsek Semarang Utara.

Jenazah Navi sudah dimakamkan hari Senin (13/4) kemarin dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bergota Semarang.

Semoga keluarganya diberi ketabahan dan kekuatan dan para pelaku segera ditangkap dan menerima ganjaran

Loading...
loading...