Oplosan maut Arenjaya, ternyata dicampur thinner

mabuk. (Repubika)

Empat orang tewas akibat menenggak muniman keras atau miras oplosan maut di di Arenjaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Adi Wibowo bin Sutaryo (33) alias Bowo merupakan  satu-satunya saksi hidup kasus tersebut. Bahkan Bowo sempat memberikan keterangan kepada penyidik Polsekta Bekasi Timur.

“Saat dimintai keterangan oleh penyidik Polsekta Bekasi Timur, Sabtu (3/1) lalu, dia sehat-sehat saja, enggak ada keluhan apa-apa,” ungkap Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota, AKP Siswo, Senin (5/1/2015).

Artikel sambungan dari : Miras oplosan maut di Arenjaya tewaskan 4 orang

Loading...

Saat penyidik mengorek keterangan apa saja campuran miras oplosan yang digunakan saat pesta miras di pos ronda Kampung Rawa Aren, Kamis (1/1/2014) lalu, Bowo masih bisa memberi keterangan.

“Saksi menyebut campurannya macem-macem. Informasinya ada ginseng, anggur cap Orang Tua, bahkan thinner (cairan pelarut cat). Saksi mengaku, soal thinner itu pun dia dikasih tahu temannya yang sudah meninggal itu,” kata Siswo.

Kepada penyidik, kata Siswo, Bowo malah mengaku sudah biasa minum minuman keras oplosan bersama rekan-rekannya yang lain. “Dia malah ngaku biasa minum miras. Minumnya ya bareng teman-temannya itu,” imbuhnya.

Bowo baru mengeluh pusing dan sakit perut sehari setelah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polsekta Bekasi Timur pada Minggu (4/1). Dia Sempat dirawat di RS Adam Thalib, Cibitung. Namun, bujangan yang beralamat tinggal di Perumnas III, Bekasi Timur itu, akhirnya meninggal pada Senin (5/1) dini hari, sekitar pukul 03.10. (Ichwan Chasani/Kompas)

Loading...
loading...