Pembunuh dan pemerkosa dua siswi MTs di Gosari sakit hati

foto pemerkosa siswi MTs di gosari ditangkap polisi. (Foto: SindoTV)

DS, pelaku pemerkosaan dan pembunuhan siswi MTs di Gosari, Gresik adalah peajar kelas XII SMA swasta. Dia ditangkap petugas Satreskrim Polres Gresik belum lama ini. Dia mengaku melakukan perbuatan bejat itu karena sakit hati.


Kasus pemerkosaan dan pembunuhan dua siswi madrasah tsanawiyah (MTs) yang mayatnya ditemukan di kebun mangga Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Kamis 2 Oktober 2014 terbongkar.

Diberitakan Sindo TV, Pelaku, DS (18), pelajar kelas XII SMA swasta, mengaku memerkosa dan membunuh dua siswi kelas IX itu sakit hati dituduh sebagai lelaki pembohong atau pemberi harapan palsu.

Kasus ini terungkap berawal dari penelusuran tim Reskrim Polres Gresik melalui media sosial Facebook. Petugas mencermati obrolan-obrolan antara pelaku dan dua orang korbannya yang masih berusia 14 tahun itu. Polisi juga memeriksa telefon genggam korban.

Loading...

Sementara itu dari pemeriksaan di rumah pelaku, polisi mendapati kalung, cincin, giwang, sandal, dan jaket. Barang-barang itu disembunyikan di balik tempat tidur pelaku.

Kapolres Gresik, AKBP Zulpan, mengatakan, DS melakukan pembunuhan seorang diri. Awalnya, DS mengenal korban melalui Facebook kemudian membuat janji untuk bertemu. Mereka pun sepakat bertemu di suatu tempat tidak jauh dari tempat korban belajar kelompok. Kedua korban menemui tersangka kemudian mereka pergi ke suatu tempat berboncengan sepeda motor.

Berita terkait :

Pembunuhan di Gosari Gresik, siswi cantik tewas tanpa busana

Pembunuhan di Gosari, pelaku ditangkap

Zulpan melanjutkan, tersangka membawa kedua korban ke kebun mangga yang jauh dari permukiman penduduk. Di tempat itulah DS menganiaya dan memerkosa korban sebelum membunuhnya menggunakan linggis.

DS dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Terencana subsider Pasal 81 Ayat (1) dan Pasal 80 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara antara 15 tahun dan seumur hidup.

Loading...
loading...