Pembunuhan di Perumahan Trevista Babelan Bekasi, Rani Heriyani meninggal nyaris tanpa busana

Rani Heriyani dievakuasi. (Okezone.com)

Seorang wanita cantik, Rani Heriyani, warga Perumahan Trevista Blok B 4 Nomor 33, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, ditemukan tewas, Selasa 4 November 2014. Wanita seksi berusia 31 tahun ini ditemukan dalam keadaan hanya menggunakan celana dalam di dalam rumahnya. (STOP PRESS : Pembunuhan di Babelan Bekasi, ini pengakuan pelaku)

Berita yang dimuat Liputan6.com memuat, korban yang diketahui berprofesi sebagai manajer marketing di salah satu perusahaan swasta di wilayah Jakarta Utara diduga menjadi korban pembunuhan.

Penemuan jasad wanita cantik ini langsung menggemparkan warga sekitar. Ibu korban yang mengetahui kematian putri kesayangannya langsung menangis histeris dan langsung jatuh pingsan.

Loading...

Mia (30) salah satu rekan kerja korban mengaku penasaran dengan korban yang tidak masuk sejak Jumat 31 Oktober silam. Ia berusaha mencari tahu keberadaan korban dengan cara menelepon, namun tidak ada jawaban.

“Saat mendatangi ke rumah korban, keadaan rumah terkunci dan mobil korban terparkir di depan rumahnya. Dan tercium bau busuk yang keluar dari rumah,” ujar Mia kepada Liputan6.com di lokasi, Selasa 4 November 2014 malam.

Menurut Mia, korban tinggal seorang diri dan belum menikah. Yang ia tahu korban sangat baik dengan teman-teman kerja dan tidak pernah punya masalah dengan kerjaan,” tutur Mia.

Titin (40) tetangga korban mengatakan, ia curiga sudah tiga hari tidak melihat korban dan kondisi mobil miliknya masih terparkir di luar,” ujar Titin.

“Saya langsung lapor ke ketua RT dan dilanjutkan dengan ke pihak kepolisian Polsek Babelan,” imbuh sang tetangga.

Sementara itu, Kapolsek Babelan AKP Ardi Rahananto mengatakan, korban ditemukan tewas dalam keadaan membusuk di dalam rumahnya. Jasad korban tergeletak di lantai kamarnya hanya dengan menggunakan celana dalam.

“Kami belum dapat memastikan penyebab kematian korban dan masih menunggu hasil otopsi. Namun kami sudah memintai keterangan beberapa saksi dan bukti-bukti di lokasi,” ujar AKP Ardi Rahananto kepada Liputan6.com di Bekasi, Selasa malam.

Untuk kepentingan otopsi, jasad korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Kini kasus pembunuhan manajer muda tersebut dalam penyelidikan Polsek Babelan dan Polresta Kabupaten Bekasi.

Loading...
loading...