Pembunuhan pegawai Bank Mandiri Silmina

Wanita tewas. (Ilustrasi/Google Images)

Silmina (27), pegawai Bank Mandiri Syariah, Tanjung Priok tewas dibunuh Afdila Rizki. Sepert diberitakan Merdeka.com, korban dibunuh di rumahnya Jalan Kenari I RT 12 RW 03 No 15, Senen, Jakarta Pusat.

Tetangga korban, Heni mengatakan, Afdila Rizki membunuh korban karena diduga mengambil benda berharga milik Silmina. Apalagi, pelaku sudah dua kali ketahuan mencuri di rumah korban.

“Silmi memang dari kecil tinggal di sini. Dia teman dekat saya. Pelakunya itu katanya pernah nyuri juga di situ,” kata Heni saat ditemui merdeka.com lokasi kejadian, Senin (16/2).

Loading...

Dia mengatakan, sejak Yusrizal, ayah Silmina, pensiun dari perusahaan gas Elnusa. Silmina berserta orangtuanya pindah ke Ciputat, Jakarta Selatan untuk menempati rumah barunya.

“Kalau di sini, dia (Silmina) tinggal bersama ibunya, ibunya namanya Yeti. Ibunya kan Guru SMP 216 Salemba. Setiap Sabtu-Minggu dia pulang ke rumahnya di Ciputat,” imbuhnya.

Dia menambahkan, Silmina dibunuh di lantai II tempatnya biasa beristirahat. “Dia pulang malam, terus berangkat pagi. Dia belum nikah, yang bunuh bukan pacarnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Silmina (27) menjadi korban perampokan dan pembunuhan pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang fotokopi di dekat rumahnya.

Peristiwa ini terungkap Minggu dini hari kemarin sekitar pukul 24.00 WIB. Kala itu, Alit yang kebetulan berdekatan dengan rumah korban mendengar ada suara rintihan. Dia curiga suara itu dari rumah korban yang terletak di Jl Kenari 1 Rt 12 RW 3 No 15 Kelurahan Kenari, Kecamatan Senen Jakarta Pusat.

“Sekitar pukul 24.00 WIB, saksi Alit mendengar suara merintih minta tolong kemudian saksi memberitahu orangtua korban,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Hendro Pandowo, dalam pesan singkatnya kepada merdeka.com, Senin (16/2). (Merdeka)

Loading...
loading...