Pembunuhan sopir Taksi Express Tony Zahar di Jalan Rawa Bambu, polisi selidiki langsung

tewas. (RRI)

Aksi pembunuhan terhadap seorang sopir taksi kembali terjadi. Kali ini dan baru saja menimpa seorang sopir taksi Express bernama Tony Zahar (53). Pak Tony ditemukan tewas mengenaskan di dalam mobilnya di Jalan Rawa Bambu Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Sungguh mengerikan sekali, Pak Tony ditemukan dengan luka gorok di leher di dalam taksi dengan nomor polisi B 1593 ETB. Dugaan kuat, Tony menjadi korban pembunuhan, dan polisi masih menyelidi lebih lanjut mengenai motif pembunuhan ini.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Martinus Sitompul, mengatakan Tony tercatat sebagai warga Kampung Bali, Matraman RT 05 RW 09, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Sopir taksi dengan nomer lambung DC7177 itu ditemukan tewas pada pukul 05.30 WIB oleh seorang sopir Metromini. Posisi korban tertelungkup di setir mobil.

Loading...

“Selanjutnya sopir Metromini memberitahukan kepada Janu (50) seorang tukang ojek, ketika dilihat, korban sudah meninggal berlumuran darah di dalam mobil,” ujar Martinus yang diberitakan Vivanews.co.id.

Ditambahkan Martinus, setelah mengetahui ada korban tewas, kemudian Janu, menemui Andi (61) seorang warga setempat. Kemudian mereka langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Pasar Minggu. Petugas langsung menuju lokasi dan mendapati korban telah meninggal dengan luka menganga di leher, yang diduga akibat gorokan senjata tajam.

“Di samping kanan mobil korban, juga tergeletak sebilah pisau dapur. Selain itu, barang korban antara lain, tas warna yang berisi dompet warna coklat dan identitas korban seperti KTP, kartu siaga Bukopin, serta buku tabungan mandiri atas Siti Murniati, telepon genggam merk cross, dan 2 HP nokia telah diamankan petugas,” kata Martinus

Atas kejadian tersebut, lanjut Martinus, guna penyelidikan lebih lanjut dan untuk mengetahui siapa pelaku pembunuhan itu, sampai saat ini petugas di lapangan masih terus mengamankan lokasi.

“Kita masih mencari pelakunya, dengan memeriksa saksi-saksi, dan korban sedang dilakukan visum oleh tim indentifikasi,” ujar dia.

Loading...
loading...