Pemutaran film “Senyap” di Unibraw, Rektor melarang

film senyap. (IndieWire)

Panitia acara pemutaran film berjudul Senyap atau The Look of Silence di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang, Jawa Timur terpaksa gigit jari. Pasalnya, film itu ternyata dilarang diputar di kampus universitas negeri tersebut.

Rektor Universitas Brawijaya Malang membenarkan pelarangan pemutaran film berjudul Senyap atau The Look of Silence yang bakal diputar , Rabu (10/12/2014) malam ini.

Menurut Rektor Universitas Brawijaya Malang, M Bisri, larangan itu dikeluarkan kampus untuk menjaga ketenangan kampus dalam rangka proses belajar mengajar. “Sebelumnya saya tidak tahu karena tidak ada surat izin ke rektor,” ujarnya, Rabu (10/12/2014).

Loading...

Diberitakan okezone.com ia mengaku baru mengetahui ada pemutaran film ini setelah mendapat banyak pesan pendek dari tokoh masyarakat, ulama dan beberapa civitas akademika. M Bisri juga berkilah soal adanya kabar sanksi kepada mahasiswa yang nekat memutar film tersebut. “Belum tahu itu, tapi semua harus sesuai aturan akademik,” katanya.

Panitia penyelenggara dari Lembaga Bhinneka yang menggelar pemutaran film ini di beberapa titik di Kota Malang, Andri Juni mengatakan, pemutaran film di kampus Universitas Brawijaya malam ini gagal karena dilarang pihak kampus. Selain itu, di Warung Unyil juga dibatalkan. “Ada dua agenda pemutaran yang dibatalkan,” ujar Andri.

Menurutnya, sehari sebelum pelarangan film itu, panitia dari mahasiswa didatangi oknum yang mengaku aparat setempat dan menanyai seputar pemutaran film itu. “Selanjutnya, pagi tadi pihak kampus mengeluarkan larangan,” kata Andri.

Komandan Kodim 0833 Kota Malang, Letkol Inf Gunawan Wijaya, mengaku pihaknya memantau dan mengantisipasi adanya upaya penyebaran faham komunis melalui film tersebut. Karena itu, upaya pendekatan dilakukan pihaknya dan bukan kapasitasnya untuk mengeluarkan ijin atau melarang. “Kalau ada unsur provokasi atau penyebaran faham komunis tentu kami imbau tidak diputar,” katanya.

Loading...
loading...