Pengakuan pembunuh Alexander Axel Elleaza di malam Natal

Ilustrasi penikaman. (Google Images)

Masih ingat tewasnya Alexander Axel Elleaza di malam Natal? Ya, kabarnya pelaku pembunuhan sadis terhadap pelajar SMA di Pasuruan, Jawa Timur tersebut terkuak. Pelaku bukan tak lain adalah teman dekat korban sendiri.

Diberitakan Okezone.com, pelaku berisial AE (17) mengaku membunuh lantaran takut hubungan sesama jenisnya dengan korban Alexander Axel Elleaza (17) diketahui orang lain.

Warga Desa Krajan, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, terpaksa harus berurusan dengan Tim Buser Polres Kota Pasuruan, setelah menghabisi nyawa Alexander di rumahnya, di Jalan Sukarno Hatta, Kelurahan Trajeng, Kecamatan Gadingrejo.

Loading...

Pelajar kelas satu SMA swasta, di Jember ini ditangkap saat mengikuti proses kremasi atau pembakaran jenazah korban. Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita tiga buah telepon genggam dan laktop milik korban. Kemudian, polisi juga mengamankan pakaian dan tas milik pelaku.

Pelaku menceritakan, kronologis pembunuhan berawal, saat mendatangi rumah korban yang berjualan spare part, setelah Misa Natal, Rabu 24 Desember untuk menagih utang sebesar Rp1 juta. Namun, setelah ditagih terjadi cekcok sehingga pelaku emosi dan mengambil pisau dapur milik ibu korban dan menusukannya ke korban.

Tubuh korban mengalami tujuh luka tusukan di dada dan pergelangan tangan kiri nyaris putus hingga nyawanya tewas mengenaskan di rumahnya.

Padahal, pelaku dengan korban teman sekolah sejak SMP. Usut punya usut pelaku dan korban memiliki hubungan sesama sejenis sehingga saling kenal dan akrab.

“Pelaku dijebloskan ke sel tahanan mapolresta setempat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ungkap Kasatreskrim Polresta Pasuruan, AKP Bambang Sugeng, Kamis (1/1/2015).

Dia menambahkan, pelaku dijerat pasal pembunuhan dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Sambungan berita sebelumnya tentang tewasnya :Alexander Axel Elleaza 

Loading...
loading...