Pengakuan si jelek Komang Arim membunuh Ni Luh Tety Ramuna

Wajahnya jelek, babak belur, memar, bengkak, bengep bak monyet kecemplung comberan. Begitulah sosok pelaku pembunuhan Ni Luh Tety Ramuna, Komang Arim. Sungguh, angat, amat tega si Komang Arim ini. Bajigur!!

Komang Arim kemarin menyatakan permintaan maafnya terhadap keluarga korban. Ia mengatakan tidak dapat mengontrol dirinya ketika menghabisi nyawa Tety.

Dengan mengenakan baju tahanan dan wajah jeleknya, Komang Arim mengungkapkan penyesalannya telah membunuh wanita yang ia ajak berkencan itu. (Lihatlah 50 Foto Natasha Wilona ukuran besar hanya di Infoheboh.com)

Loading...

Ini adalah kali pertama lelaki asal Banjar Selulung, Kintamani, Bangli, itu menyatakan permohonan maafnya di hadapan wartawan.

“Saya sangat panik ketika tiba-tiba melihat korban sudah terkapar di depan mata saya. Sungguh pikiran saya kalut dan panik,” kata pria ndlegek ini pada Rabu 27 Juli 2016 kemarin seperti diberitakan  Tribun Bali. (Lihatlah Foto-foto Winny Putri Lubis sedang mandi dan pose lainnya  hanya di Infoheboh.com)

Ia mengaku khilaf saat membunuh korban. Sambil meringis kesakitan akibat luka-luka di wajahnya, ia menyampaikan permintaan maafnya kepada keluarga korban.

“Maaf saya sampaikan kepada keluarga saya karena sudah banyak merepotkan mereka. Kepada keluarga korban saya juga memohon maaf yang sebesar-besarnya,” ucapnya sembari menundukkan kepalanya yang siap ditonyo.

Komang Arim. (Orti Bali)

Komang Arim. (Orti Bali)

Ketika ditanya mengapa dirinya membawa korban ke kamar Wisma Watra usai berhubungan badan dengan korban, ia tak menyahut.

Buru-buru ia kembali ke dalam gedung Mapolresta Denpasar sambil dikawal ketat penyidik dari Polsek Denpasar Barat.

Sementara itu, menurut sumber yang beredar, sejumlah luka lebam yang tampak di wajah Komang Arim Sujana bukanlah dikarenakan oleh pihak kepolisian. (Bacalah Tiga cara mudah booking artis cantik di hotel hanya di Infoheboh.com)

Kondisi Komang Arim Sujana saat ini berbeda dengan saat awal ia diamankan kepolisian Denbar.

Kala itu, wajah lelaki yang sempat tinggal di Jalan Hayam Wuruk Gang Nagasari, ini masih belum babak belur.

Pun menurut sumber ini, tahap penyidikan terhadap Komang Arim Sujana hampir mencapai akhir dan ia menyebutkan kemungkinan kuat rekonstruksi kasus pembunuhan ini akan dilangsungkan pada Sabtu (30/7/2016).

“Ada kerabat jauh korban di dalam sel. Kerabat korban tahu bahwa pelaku membunuh korban lalu marah dan memukul pelaku sampai babak belur,” ujar sumber.

Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Wisnu Wardana, belum bisa dikonfirmasi terkait kepastian rekonstruksi akan dilaksanakan.

Ketika coba dihubungi melalui sambungan telepon, terdapat nada sambung namun tidak diangkat.

Loading...
loading...