Perampokan di Jalan Dewi Sartika, uang Rp 100 juta ‘bablas’

Dua bandit yang merampok di Tanjungsari disergap polisi di rumah kontrakan di perumahan Griya Jatinangor, Tanjungsari. Dua bandit ambruk ditembak karena menyerang polisi sedangkan satu pelaku kabur. (TribunNews.com)

Nasib apes dilami seorang nasabah Bank Nasional Indonesia (BNI), Triyanto (28). Dia menjadi korban perampokan sepeda motor dan uang tunai sebesar Rp 100 juta.

Kabar yang diperoleh dari Kompas.com menyebutkan, perampokan itu terjadi setelah Triyanto mengambil uang di bank yang berada di Jalan Dewi Sartika, Margahayu, Bekasi Timur, Rabu 14 Januari 2015 sekitar pukul 15.00.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Martinus Sitompul, mengatakan setelah mengambil uang, Triyanto pulang dengan mengendarai sepeda motor. Kemudian, ia dipepet oleh dua orang yang mengendarai satu sepeda motor.

Loading...

“Salah seorang pelaku menjambret tas korban. Karena adanya pemaksaan, korban sedikit terluka di lengan kiri,” ujar Martinus di Mapolda Metro Jaya, Kamis (15/1/2015). Triyanto pun terjatuh, kemudian salah satu pelaku mengambil sepeda motornya dan kabur menuju Jalan Hasibuan.

Kedua pelaku kabur membawa tas Triyanto yang berisi Rp 100 juta. “Uang tersebut merupakan uang ibu korban yang berprofesi sebagai pedagang,” ujar Martinus. Martinus menuturkan, kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kasus ini.

Saat ini Polresta Bekasi masih meminta keterangan saksi-saksi serta melihat rekaman CCTV untuk keperluan penangkapan pelaku. Kendati demikian, menurut Martinus, masih ada beberapa keterangan yang perlu digali dari kasus ini. Sebab, ada beberapa kejanggalan yang belum dapat diidentifikasi oleh polisi.

Loading...
loading...